EmitenNews.com - Sejak melantai di bursa (IPO) pada 10 April, saham PT BSA Logistics Indonesia (WBSA) mengalami lonjak signifikan dalam sepekan.

WBSA mencatatkan harga IPO di bursa sebesar Rp168 per saham. Pada perdagangan akhir pekan lalu, Jumat (17/4/2026), sahamnya sudah naik 307,74 persen ke level Rp685.

Karena itu, Bursa Efek Indonesia (BEI) memutuskan untuk menghentikan sementara perdagangan saham (suspensi) WBSA, Senin kemarin (20/4).

Berselang satu hari, saham WBSA kembali dibuka pada hari Selasa (21/4). Dari pantauan emitennews, pada perdagangan intraday hari ini, saham WBSA masih bergerak menguat 24,82 persen atau naik 170 poin ke level Rp855. Jika dibandingkan saat IPO, kenaikannya sudah mencapai 408 persen hingga hari ini.

Berdiri pada tahun 2021, BSA Logistics Indonesia (WBSA) adalah penyedia layanan logistik terintegrasi yang menyediakan layanan rantai pasok terpadu, mulai dari domestik hingga internasional.

Adapun struktur permodalan WBSA setelah IPO, modal ditempatkan dan disetor penuh meningkat dari sebelumnya sebesar 6,875 miliar saham menjadi 8,675 miliar saham, dengan nilai nominal naik dari Rp275 miliar menjadi Rp347 miliar.

Sebelum IPO, kepemilikan saham didominasi oleh Tiga Beruang Kalifornia Pte. Ltd. sebesar 99,69 persen dan PT Permata Gandaria Indah sebesar 0,31 persen. Setelah IPO, porsi kepemilikan TBK terdilusi menjadi 79,01persen dan PGI menjadi 0,24 persen, sementara masyarakat mulai memiliki 20,75 persen saham Perseroan.

Berikut jajaran manajemen di balik melesatnya saham WBSA di Bursa.

Dewan Komisaris:

  • Andree Susanto – Presiden Komisaris
  • Willson Cuaca – Komisaris
  • M. Jusuf Wibisana – Komisaris Independen

Dewan Direksi:

  • Edwin Wibowo – Presiden Direktur/Direktur Utama
  • Thomas Wenas – Direktur
  • Hendri Setiawan – Direktur

Adapun Edwin merupakan Group Co-founder, CFO di Tiga Beruang Kalifornia sejak 2017. Selain Edwin, di jajaran pemegang saham ada Willson Cuaca yang saat ini menjabat sebagai Direktur dan Managing Partner di East Ventures Advisory Pte. Ltd dan Komisaris Utama di PT Fore Kopi Indonesia Tbk (FORE).