Saham WBSA Tetap On-Fire, Siapa Sosok Di Baliknya?
:
0
Direktur Utama WBSA, Edwin Wibowo saat pelaksanaan IPO PT BSA Logistics Indonesia Tbk di BEI, Jumat (10/4/2026). Foto: EmitenNews/Rifki
EmitenNews.com - Sejak melantai di bursa (IPO) pada 10 April, saham PT BSA Logistics Indonesia (WBSA) mengalami lonjak signifikan dalam sepekan.
WBSA mencatatkan harga IPO di bursa sebesar Rp168 per saham. Pada perdagangan akhir pekan lalu, Jumat (17/4/2026), sahamnya sudah naik 307,74 persen ke level Rp685.
Karena itu, Bursa Efek Indonesia (BEI) memutuskan untuk menghentikan sementara perdagangan saham (suspensi) WBSA, Senin kemarin (20/4).
Berselang satu hari, saham WBSA kembali dibuka pada hari Selasa (21/4). Dari pantauan emitennews, pada perdagangan intraday hari ini, saham WBSA masih bergerak menguat 24,82 persen atau naik 170 poin ke level Rp855. Jika dibandingkan saat IPO, kenaikannya sudah mencapai 408 persen hingga hari ini.
Berdiri pada tahun 2021, BSA Logistics Indonesia (WBSA) adalah penyedia layanan logistik terintegrasi yang menyediakan layanan rantai pasok terpadu, mulai dari domestik hingga internasional.
Adapun struktur permodalan WBSA setelah IPO, modal ditempatkan dan disetor penuh meningkat dari sebelumnya sebesar 6,875 miliar saham menjadi 8,675 miliar saham, dengan nilai nominal naik dari Rp275 miliar menjadi Rp347 miliar.
Sebelum IPO, kepemilikan saham didominasi oleh Tiga Beruang Kalifornia Pte. Ltd. sebesar 99,69 persen dan PT Permata Gandaria Indah sebesar 0,31 persen. Setelah IPO, porsi kepemilikan TBK terdilusi menjadi 79,01persen dan PGI menjadi 0,24 persen, sementara masyarakat mulai memiliki 20,75 persen saham Perseroan.
Berikut jajaran manajemen di balik melesatnya saham WBSA di Bursa.
Dewan Komisaris:
- Andree Susanto – Presiden Komisaris
- Willson Cuaca – Komisaris
- M. Jusuf Wibisana – Komisaris Independen
Dewan Direksi:
Related News
Investasi Pribadi Presdir Rudy di Saham ASII, Belanjakan Rp20,2 Miliar
Kawasan Industri Jadi Mesin Pertumbuhan Bisnis Infrastruktur CDIA
Lepas Saham MPRO Senilai Rp474M, Taipan Ini Masih Kuasai 10,46 Persen
Dalam 13 Bulan Terus Lepas Saham, Bobby Gafur Tetap Pengendali OASA
UNTR Bagi Dividen Interim Rp430 per Helai, Pantau Jadwal Cum Dividen
DADA Beri Santunan Dividen, Total Rp2 Miliar, Per Helai Berapa?





