Sambut Right Issue Sreeyu Sewu (SIPD), Pengendali Pinjam Rp500 Miliar ke Bank OCBC NISP

Oleh anak usaha itu, 75 persen dana right issue untuk belanja modal seperti pembelian lahan di Jawa Timur dan pembangunan pabrik serta fasilitasnya.
Sedangkan sisanya, sebesar 30 persen dana IPO untuk modal kerja, seperti pembayaran vendor, gaji, dan biaya kegiatan operasional lainnya.
Related News

Pengendali IDPR Belum Berhenti Borong Saham, Ada Apa?

Emiten TP Rachmat (ASSA) Cetak Laba Melonjak di 2024

Nusa Raya Cipta (NRCA) Bukukan Pendapatan Rp3,3T Sepanjang 2024

Penjualan Oke, Laba ENAK 2024 Tergerus 16 Persen

Melejit 708 Persen, Pendapatan BEEF 2024 Sentuh Rp4,93 Triliun

Rugi Menipis, Emiten Sri Tahir (SRAJ) 2024 Defisit Rp542 Miliar