EmitenNews.com—PT Sariguna Primatirta Tbk (CLEO) sepanjang 2022, membukukan laba bersih tahun berjalan sebesar Rp195,6 miliar atau bertumbuh 8,24 persen dibanding perolehan di 2021 yang senilai Rp180,71 miliar.

 

Berdasarkan laporan keuangan CLEO Tahun Buku 2022 yang dikutip Rabu (29/3), pertumbuhan laba bersih tersebut ditopang oleh lonjakan nilai penjualan di sepanjang tahun lalu sebesar 23,64 persen (year-on-year) menjadi Rp1,36 triliun.

 

Namun demikian, beban pokok penjualan yang dicatatkan CLEO di sepanjang 2022 mengalami kenaikan hingga 30,27 persen (y-o-y) menjadi Rp836,42 persen. Sehingga, laba bruto untuk Tahun Buku 2022 menjadi senilai Rp522,29 miliar atau bertumbuh 13,18 persen (y-o-y).

 

Sementara itu, laba sebelum pajak penghasilan di 2022 tercatat meningkat 8,21 persen (y-o-y) menjadi Rp248,86 miliar. Dengan adanya beban pajak penghasilan (neto) sebesar Rp53,26 miliar, maka laba bersih tahun berjalan yang dibukukan CLEO di 2022 menjadi Rp195,6 miliar atau naik 8,24 persen (y-o-y).

 

Per 31 Desember 2022, total liabilitas CLEO tercatat membengkak hingga 46,67 persen (y-o-y) menjadi Rp508,37 miliar. Sedangkan, jumlah liabilitas hingga akhir Desember 2022 sebesar Rp1,18 triliun atau mengalami kenaikan 18 persen dibanding posisi per akhir Desember 2021 yang senilai Rp1 triliun.