Satu Dekade Kitabisa, Kembalikan Asuransi ke Semangat Saling Jaga
:
0
Kiri-Kanan: ?Badan Pelaksana Harian, Bidang IKNB Syariah, Majelis Ulama Indonesia, DR. H. Aminuddin Yakub, M.A, ??President & Co-Founder Kitabisa, Alfatih Timur, ??CEO Kitabisa, Vikra Ijas, ??CEO Asuransi Kitabisa, Bryan Silfanus, ??Komisaris Utama Kitabisa Group, Rudiantara, ??Dewan Pengawas Syariah Asuransi Kitabisa, Yetty Rochyatini, dan ??IFC Global Head, Insurtech, Asia Head Insurance, Zeeshan Vazeer. dok. Kitabisa.
EmitenNews.com - Setelah satu dekade hadir sebagai ekosistem tolong-menolong digital di Indonesia, Kitabisa kini resmi memasuki industri asuransi dengan membawa nama PT Asuransi Jiwa Syariah Kitabisa (Asuransi Kitabisa). Asuransi Kitabisa membawa misi mengembalikan semangat saling jaga pada produk asuransi.
Dalam rilis yang diterima Rabu (9/10/2024), CEO Asuransi Kitabisa Bryan Silfanus mengungkapkan, Asuransi Kitabisa hadir sebagai pionir untuk mengembalikan asuransi ke akarnya, yakni sebagai praktik tolong-menolong dan saling menjaga antar sesama anggota.
CEO Asuransi Kitabisa Bryan Silfanus menjelaskan, praktik asuransi pada dasarnya adalah sekumpulan orang yang saling menjaga ketika ada musibah, sejalan dengan tolong-menolong yang selama ini Kitabisa fasilitasi di platform digital.
“Asuransi Kitabisa membawa pendekatan baru dalam industri asuransi dengan menekankan semangat tolong-menolong. Memberikan edukasi bahwa asuransi tidak hanya tentang risiko finansial, tetapi juga tentang membangun komunitas yang saling membantu dan berbagi beban bersama,” jelasnya kepada media di Jakarta.
Asuransi Kitabisa berawal dari program tolong-menolong antardonatur Kitabisa dengan nama SalingJaga di tahun 2019. Dalam perjalanannya, Kitabisa sebagai platform yang telah menjadi jembatan kebaikan dan wadah tolong-menolong digital masyarakat Indonesia mengakuisisi PT Asuransi Jiwa Syariah Amanah Githa pada 2023.
Asuransi Jiwa Syariah Amanah Githa berubah nama menjadi PT Asuransi Jiwa Syariah Kitabisa dan perusahaan telah mengantongi izin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Asuransi Kitabisa mendapat dukungan kuat dari ekosistem Kitabisa yang memiliki pengalaman lebih dari satu dekade menjembatani semangat tolong-menolong digital masyarakat Indonesia.
“Dengan dukungan ekosistem Grup Kitabisa, Asuransi Kitabisa berkomitmen menyediakan lebih banyak pilihan perlindungan berbasis tolong-menolong. Peran Asuransi Kitabisa menjaga amanah anggota, dengan memastikan dana dikelola secara transparan,” ujarnya.
Asuransi Kitabisa hadir untuk menjawab tantangan dan menangkap peluang industri asuransi Indonesia yang membutuhkan berbagai strategi pendalaman pasar.
ASEAN Insurance Surveillance Report 2022 melaporkan pemanfaatan layanan asuransi di Indonesia masih berada di level 1,4%. Posisi itu berada di bawah Singapura dengan 12,5%, Malaysia dengan 3,8%, dan Thailand dengan 4,6%.
Related News
Kelola Investasi Lebih Mudah, CIMB Niaga Gandeng Ajaib Group
MSCI Umumkan Dua Hal Penting, Apa Saja?
Dukung Kawasan Urban Berkelanjutan, BTN Semai 10 Ribu Mangrove di Bali
IHSG Jebol Level 6.400, Net Buy Asing Banjir Rp1,2T Serbu Saham BBRI
IHSG ke Level 6.400, DSSA-TPIA Rajai Transaksi, Emiten Bakrie Teraktif
BTN dan BRIN Bangun Kolaborasi Pacu Inovasi





