EmitenNews.com -Sisa dana hasil penawaran umum perdana (initial public offering/ IPO) PT Segar Kumala Indonesia Tbk (BUAH) per 30 Juni 2023 sebesar Rp5,74 miliar.

 

"Dengan ini kami menyampaikan revisi atas laporan penggunaan dana dari hasil penawaran umum saham perdana PT Buah Kumala Segar Tbk untuk tanggal yang berakhir sampai dengan 30 Juni 2023," ujar Direktur Utama BUAH, Renny Lauren dalam keterangannya, Sabtu (30/9).

 

Adapun saat pelaksanaan penawaran umum yang kemudian efektif tercatat pada 9 Agustus 2022, BUAH mengantongi dana sebesar Rp77,60 miliar. Setelah dipangkas biaya penawaran Rp3,76 miliar, dana bersih yang diraih perseroan sebesar Rp73,84 miliar.

 

Untuk rencana penggunaan dana yang ditetapkan sebelumnya yaitu untuk operasional perusahaan sebesar Rp55,38 miliar. Lalu untuk belanja modal (capital expenditure/ capex) sebesar Rp18,46 miliar.

 

Dalam realisasinya pemanfaatan dana IPO yaitu untuk operasional sesuai dengan rencana alokasi sebesar Rp55,38 miliar. Sedangkan untuk capex hanya terserap Rp12,72 miliar.

 

Capex itu teralokasikan untuk pembangunan cold storage dengan menghabiskan dana Rp7,33 miliar. Lalu untuk pembelian kendaraan berpendingin Rp3,88 miliar dan Rp1,52 miliar untuk pembelian inventaris kantor di lokasi pembukaan cabang.

 

Dari alokasi budget dan juga realisasi belanja terdapat selisih atau sisa Rp5,74 miliar dimana total belanja dana capex sebesar Rp68,12 miliar.