Semester I 2022, Vale Indonesia (INCO) Realisasikan Capex USD44,8 Juta

EmitenNews.com - PT Vale Indonesia Tbk (INCO) menyampaikan bahwa di triwulan II 2022, Perseroan mengeluarkan belanja modal sekitar USD44,8 juta, dimana sekitar 6% lebih tinggi dibandingkan belanja modal yang dikeluarkan pada triwulan I 2022. Adapun sumber belanja modal tahun ini, akan berasal dari kas internal Perseroan.
"PT Vale akan senantiasa berhati-hati mengontrol pengeluaran untuk menjaga ketersediaan kas." kata Febriany Eddy, CEO dan Presiden Direktur INCO, dalam acara Public Expose Live 2022, Rabu.
Febriany menyampaikan, Perseroan akan tetap fokus pada berbagai inisiatif produktifitas dan penghematan biaya untuk mempertahankan daya saing Perseroan dalam jangka panjang tanpa mengkompromikan nilai utamanya, yaitu keselamatan jiwa merupakan hal terpenting, menghargai kelestarian bumi dan komunitas kita.
PT Vale menegaskan kembali pencapaian kinerja keuangan untuk triwulan kedua tahun 2022 (2T22) sebagaimana yang telah dipublikasikan sebelumnya. Laba pada 2T22 sebesar AS$82,8 juta atau 22% lebih tinggi dibandingkan dengan Laba yang dicatat pada triwulan sebelumnya.
"Laba kami tetap positif dalam siklus komoditas yang sulit ini karena kami fokus pada upaya kami untuk meningkatkan efisiensi dan mengurangi biaya. Selain itu, Perseroan telah diuntungkan oleh kondisi harga nikel yang baik pada triwulan ini," kata Febriany.
"Volume produksi kami pada semester pertama tahun 2022 (1H22) adalah 13% lebih rendah bila dibandingkan dengan produksi pada 1H21 disebabkan oleh adanya pelaksanaan proyek pembangunan kembali Tanur 4. Pekerjaan pembangunan kembali itu sendiri telah selesai dilakukan dan tanur mulai memanas sejak 18 Juni 2022." imbuhnya.
Related News

Defisit Susut, Laba DGIK 2024 Melesat 92 Persen

Jera Tekor, Laba MTMH 2024 Melejit 140 Persen

Kinerja 2024 Kinclong, HUMI Tambah 10 Kapal Anyar

Rugi Bengkak, CSMI 2024 Defisit Rp67,6 MiliarĀ

Laba dan Pendapatan Meroket, Ini Detail Kinerja KIJA 2024

Laba Melambung 138 Persen, GSMF 2024 Defisit Rp972 Miliar