Sentimen Negatif Dominan, IHSG Susuri Zona Merah
:
0
Suasana penutupan perdagangan IHSG edisi 2025 di Main Hall Bursa Efek Indonesia. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Indeks bursa Wall Street akhir pekan lalu ditutup bervariasi mayoritas menguat. Kondisi itu, mengantarkan S&P500 ke level tertinggi sepanjang sejarah. Itu seiring lonjakan harga saham Apple, dan koreksi harga minyak mentah.
Saham Apple ditutup menguat cukup signifikan 3,24 persen setelah perseroan melaporkan laba bersih, dan pendapatan kuartal pertama tahun ini melebihi ekspektasi. Tidak hanya itu, prospek pendapatan kuartal kedua juga lebih baik dari perkiraan. Sementara itu, harga minyak mentah turun setelah Iran diberitakan mengirimkan proposal ke Amerika Serikat (AS) melalui mediator perundingan, Pakistan.
Proposal damai tersebut dikirim untuk mengakhiri konflik militer antara kedua negara tersebut. Di sisi lain, pada Jumat malam waktu setempat, Presiden AS Donald Trump mengatakan kurang puas dengan tawaran perdamaian baru dari Iran. ”Ingin mencapai kesepakatan, tetapi saya tidak puas dengan tawaran itu,” tegas Trump.
Penguatan mayoritas indek bursa Wall Street diprediksi menjadi sentimen positif pasar. Aksi jual masif investor asing, harga mayoritas komoditas turun, dan kebijakan baru pemerintah kala hari buruh (kredit dengan bunga maksimal 5 persen, perpanjangan tenor hingga 40 tahun, dan aplikator hanya boleh menggambil bagian maksimal 8 persen) berpeluang menjadi sentimen negatif untuk indeks harga saham gabungan (IHSG).
Oleh karena itu, IHSG diprediksi bergerak bervariasi cenderung melemah dengan kisaran support 6.870-6.785, dan resistance 7.045-7.130. Berdasar data itu, Retail Research CGS International Sekuritas Indonesia menjagokan saham BUMI, ADRO, AADI, ITMG, PGAS, dan JPFA sebagai rujukan koleksi. (*)
Related News
Mari Kenali Situasi Saat Pasar Siap Alami Pergerakan Besar
IHSG Melemah Tertekan Big Banks, Saham Emiten Prajogo Berbalik Hijau
Review MSCI Jadi Penentu Sentimen Pasar dan IHSG, Begini Kata Analis
Dongkrak Ekonomi Nasional, Perbanas Resmikan UMKM Center
IHSG Siang (18/6) Merosot 1,06 Persen, LQ45 Turut Tertekan
IHSG Dibuka Lesu Dekati Level 6.100, Tertekan Sentimen Berikut





