Senyap, Goldman Lego 153,2 Juta Saham IBOS Sebelum Suspensi
Pencatatan perdana saham PT Indo Boga Sukses Tbk. (IBOS). Foto: Istimewa.
EmitenNews.com - Transaksi penjualan saham porsi besar dilakukan Goldman Investindo Sedaya dengan melepas ratusan juta saham PT Indo Boga Sukses Tbk. (IBOS) di tengah lonjakan harga saham emiten papan akselerasi tersebut.
Berdasarkan ringkasan data transaksi perdagangan Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) di atas 5 persen, Goldman Investindo Sedaya tercatat melakukan penjualan saham IBOS secara bertahap. Pada 21 Januari 2026, Goldman menjual 96,2 juta saham, disusul penjualan 57 juta saham pada 15 Januari 2026. Dengan demikian, total saham IBOS yang dilepas Goldman terpaut mencapai 153,2 juta saham.
Apabila mengacu pada penutupan harga saham IBOS, Goldman Investindo Sedaya tertakar melepas 57 juta saham pada Jumat, 15 Januari 2026 di harga Rp117 per saham dan 96,2 juta saham pada Senin, 19 Januari 2026 di harga Rp126 per saham. Perolehannya, didapat total transaksi pelepasan 153,2 juta saham IBOS tersebut dapat bernilai kisaran Rp18,79 miliar.
Aksi jual tersebut menurunkan kepemilikan Goldman Investindo Sedaya di IBOS dari sebelumnya 3,689 miliar saham atau 45,74% menjadi 3,535 miliar saham atau 43,84%.
Transaksi penjualan saham ini terjadi di tengah reli tajam saham IBOS dalam beberapa waktu terakhir. Dalam sepekan terakhir, saham IBOS tercatat menguat 29,06% atau naik 34 poin ke level Rp151. Dalam periode satu bulan, saham IBOS melonjak 118,84% atau naik 82 poin dari harga Rp69, sementara dalam tiga bulan terakhir saham IBOS meroket 184,91% atau setara kenaikan 98 poin dari harga Rp53.
Adapun, saham IBOS saat ini masih berada dalam status suspensi perdagangan sejak, 21 Januari 2026.
Related News
Emiten Nikel Grup Harita (NCKL) Ungkap Aksi Baru!
TOSK Serok Aset Rp67,2M Milik Dirut, Setara 41,8 Persen Ekuitas
Efisiensi & Lepas Lawson, Laba MIDI Terbang 62,43 Persen Jadi Rp772,5M
Ini 5 Masjid Ikonik Garapan WSKT, Siap Tampung 200.000 Jemaah Salat Id
BREN Catat Laba Bersih Meningkat 6,5 Persen di Sepanjang 2025
Akhiri 2025, Laba Grup Djarum (TOWR) Tembus Rp3,67 Triliun





