Serap USD144,79 Ribu, Ini Hasil Eksplorasi Emiten Batu Bara Besutan Dato’ Low (BYAN)

EmitenNews.com - Bayan Resources (BYAN) membelanjakan biaya eksplorasi USD144,79 ribu. Anggaran emiten Dato Low Tuck Kwong itu, terpakai untuk aktivitas eksplorasi sepanjang kuartal III-2023. Yaitu, dengan area eksplorasi Blok Payang, Panel 3, Bagian Timur Konsesi, dan Bagian Utara & Barat Konsesi.
Blok Payang di bawah kendali PT Gunungbayan Pratamacoal Blok II menyedot anggaran USD397,31 ribu. Pengerjaan eksplorasi dilakukan PT Duta Borneo Mining. Metode pengujian dan pemilihan area dengan pemboran open hole, dan coring. Hasilnya, bor dalam sebanyak 27 titik, bor dangkal 76 titik, dan total kedalaman mencapai 10.376,90 meter.
Area eksplorasi Panel 3, Bagian Timur Konsesi di bawah kendali PT Bara Tabang menghabiskan dana eksplorasi USD134,51 ribu. Penggarap eksplorasi yaitu PT Kwarsa Sentosa Abadi. Metode pengujian dan pemilihan area dengan model pemboran open hole & coring. Hasilnya, bor dangkal 12 titik, bor dalam 20 titik dengan total kedalaman 2.776,55 meter. Tindak lanjut pemboran bagian Tengah WIUP.
Dan, terakhir eksplorasi area Bagian Utara & Barat Konsesi di bawah kendali Brian Anjat Sentosa. Eksplorasi dilakukan PT Kwarsa Sentosa Abadi dengan metode pemboran open hole & coring. Hasilnya, bor dangkal 0 titik, bor dalam 4 titik dengan total kedalaman 381,65 meter. Selanjutnya, akan dilakukan pemboran bagi tengah WIUP.
”Tindak lanjut Blok Payang sementara data eksplorasi sudah mencukupi. Lalu, untuk Panel 3, Bagian Timur Konsesi dengan tindak lanjut pemboran bagian Tengah WIUO, dan Bagian Utara & Barat konsesi dengan tindak lanjut pemboran bagian Utara & Barat WIUP,” tulis Jenny Quantero, Corporate Secretary Bayan Resources. (*)
Related News

Laba Tumbuh Moderat, 2024 Pendapatan BELL Sentuh Rp585 Miliar

Pendapatan Drop, DILD 2024 Tabulasi Laba Rp174,76 Miliar

Melambung 295 Persen, WIFI 2024 Gulung Laba Rp231 Miliar

Laba dan Pendapatan Tumbuh, Ini Kinerja GOLF 2024

Surplus 32,64 Persen, SSIA 2024 Raup Laba Rp234,22 Miliar

Melesat 62,5 Persen, BCAP 2024 Catat Laba Rp126 Miliar