Siap Selesaikan Suplai Produk Precast Untuk Tol Cibitung-Cilincing Ini Strategi WSBP

EmitenNews.com—PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) siap merampungkan suplai produk ke proyek Jalan Tol Cibitung-Cilincing Seksi IV dengan nilai kontrak Rp37,14 miliar. Pada jalan tol sepanjang 8 km ini, WSBP dipercaya untuk menyuplai PCI Girder dengan ukuran Length 12,6 m hingga 50,8 m.
Sugiharto, Direktur Operasi WSBP sebagai entitas PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT) yang berpengalaman menyuplai produk precast dan readymix untuk berbagai proyek infrastruktur di Indonesia ini mengerahkan 3 plant di Jawa Barat (Plant Subang, Plant Sadang, dan Plant Karawang) dan 1 Plant Bojonegara untuk menyuplai produk ke proyek tersebut.
Hal ini dilakukan agar target suplai bisa dilaksanakan sesuai timeline yang ditetapkan. Suplai produk dimulai sejak pertengahan tahun 2022. Saat ini progres suplai produk ke proyek Cibitung-Cilincing Seksi IV telah mencapai 85%. WSBP optimis bahwa progres suplai PCI Girder dapat selesai pada triwulan I 2023.
"Kami selalu berkomitmen untuk menyuplai produk precast yang berkualitas tinggi, tahan lama, dan tentunya pengiriman produk tepat waktu," sambungnya.
Sebagai informasi sebelumnya WSBP telah menyuplai produk readymix, PCI Girder, spun pile, CCSP , full slab untuk Proyek Jalan Tol Cibitung-Cilincing Seksi 1A (2015-2020) dan produk full slab untuk Proyek Jalan Tol Cibitung-Cilincing Seksi 2.
Pada proses pemasangan produk pada proyek, WSBP melakukan 2 metode erection yaitu pertama erection dengan alat launcher di mana metode ini mampu diterapkan pada model jembatan apapun dan tanpa jalan akses. Kedua, erection dengan menggunakan crane dalam proses erection girder menggunakan metode crawler crane karena sesuai dengan kondisi di sekitar area jembatan. Dari masing-masing metode menyesuaikan dari kondisi proyek dan sesuai dari permintaan kontraktor.
"Proses erection girder memakan waktu 45-60 menit untuk 1 girder. Tentunya kami mengedepankan standar K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja) pada setiap proses pekerjaan yang dilakukan," ungkapnya.
Related News

Pengendali IDPR Belum Berhenti Borong Saham, Ada Apa?

Emiten TP Rachmat (ASSA) Cetak Laba Melonjak di 2024

Nusa Raya Cipta (NRCA) Bukukan Pendapatan Rp3,3T Sepanjang 2024

Penjualan Oke, Laba ENAK 2024 Tergerus 16 Persen

Melejit 708 Persen, Pendapatan BEEF 2024 Sentuh Rp4,93 Triliun

Rugi Menipis, Emiten Sri Tahir (SRAJ) 2024 Defisit Rp542 Miliar