Siapkan Libur Akhir Tahun, Pemerintah Berikan Stimulus Transportasi
:
0
Ilustrasi pemerintah menyiapkan stimulus transportasi dalam menyambut libur natal dan tahun baru 2027. Dok. Tribunnews.
EmitenNews.com - Mari merancang perjalanan liburan. Pemerintah menyiapkan stimulus transportasi untuk libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026/2027, mulai dari diskon tiket kereta api dan kapal laut hingga potongan biaya jasa kepelabuhanan penyeberangan. Pemerintah juga menanggung 100 persen Pajak Pertambahan Nilai (PPN) tiket pesawat sesuai ketentuan yang berlaku.
Badan Komunikasi Pemerintah Republik Indonesia (Bakom RI) dalam pernyataannya yang dikutip Senin (26/10/2026), menyebutkan kebijakan itu ditujukan untuk mengurangi beban biaya perjalanan masyarakat. Juga sekaligus mendorong mobilitas wisatawan dan pertumbuhan pariwisata domestik selama libur akhir tahun.
Pemerintah mengajak masyarakat memanfaatkan berbagai insentif tersebut untuk merencanakan perjalanan selama periode liburan. Bakom mempertegas, manfaatkan stimulus transportasi untuk bepergian selama libur akhir tahun sekaligus mendukung pariwisata dalam negeri.
Bisa dicatat, salah satu insentif yang disiapkan adalah diskon tiket kereta api sebesar 30 persen. Potongan harga ini berlaku untuk jadwal perjalanan tertentu pada 22 Desember 2026 hingga 4 Januari 2027. Dengan begitu masyarakat perlu menyesuaikan rencana perjalanan dengan periode dan ketentuan yang ditetapkan.
Tidak itu saja. Diskon serupa juga diberikan untuk angkutan laut yang dioperasikan PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni). Pemerintah menetapkan potongan 30 persen pada tarif dasar tiket kapal untuk periode perjalanan 17 Desember 2026 hingga 10 Januari 2027.
Lalu, bagi pengguna angkutan penyeberangan, pemerintah menyediakan diskon hingga 100 persen. Namun, potongan tersebut hanya berlaku untuk komponen tarif jasa kepelabuhanan penyeberangan, bukan seluruh harga tiket.
Bagi calon penumpang pesawat mendapatkan stimulus berupa PPN tiket yang ditanggung pemerintah sebesar 100 persen sesuai ketentuan program. Besaran manfaat dan periode penerapan insentif berbeda menurut moda transportasi.
Dengan berbagai stimulus tersebut, pemerintah berharap masyarakat dapat melakukan perjalanan dengan biaya lebih ringan selama libur Nataru. Kebijakan tersebut juga diharapkan meningkatkan kunjungan wisatawan dan mendukung aktivitas pariwisata dalam negeri.
Jadi, mulai sekarang mari merancang rencana perjalan akhir tahun 2026, dengan memanfaatkan stimulus transportasi yang disediakan pemerintah. ***
Related News
Bangun Ekosistem Lengkap Kota Mandiri, Begini Strategi Paramount Land
Media Singapura Beritakan Indonesia Bela Diri Kurangi Ekspor Gas
Singapura Luncurkan Program Energi Lima Tahun, Singgung Gas Indonesia
Sentimen Bunga Global Bawa Rupiah Melemah di Awal Pekan
Beban AI dan Tarif Tekan Pabrikan Otomotif Global di Kuartal III
Bunga Global Bayangi Emas, Harga Antam Tak Bergerak





