EmitenNews.com - Perubahan pemegang saham pengendali PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) resmi memasuki babak berikutnya. Setelah menuntaskan pengambilalihan 51% saham Perseroan pada Mei lalu, pengendali baru MAPI yaitu Pacific Universal Investments Pte. Ltd. kini mulai memburu saham publik melalui skema Penawaran Tender Wajib (mandatory tender offer/MTO).

Dengan nilai maksimal MTO mencapai Rp12,6 triliun, langkah tersebut dilakukan sebagai konsekuensi regulasi pasca perubahan pengendali perusahaan terbuka sebagaimana diatur dalam POJK No. 9/POJK.04/2018 tentang Pengambilalihan Perusahaan Terbuka.

Berdasarkan keterbukaan informasi Perseroan, Kamis (18/6/2026), Pacific Universal Investments dinyatakan telah mengakuisisi 8,466 miliar saham atau setara 51% saham MAPI dari PT Satya Mulia Gema Gemilang. Transaksi berlangsung pada 8 Mei 2026.

Kini, melalui dua entitas yang ditunjuk yakni Samudra Investment Pte. Ltd. (SIPL) dan Ocean Continuum Pte. Ltd. (OCPL), pengendali baru menawarkan pembelian hingga 8,134 miliar saham publik atau setara 49% dari modal ditempatkan dan disetor penuh Perseroan.

Harga tender offer ditetapkan sebesar Rp1.550 per saham, sehingga total dana maksimal yang disiapkan mencapai Rp12,61 triliun.

Meski demikian, angka tersebut bukan berarti seluruh saham publik akan berpindah tangan. Tender offer bersifat sukarela bagi investor publik, sehingga realisasi akhirnya akan sangat bergantung pada minat pemegang saham untuk menjual kepemilikannya.

Pengendali baru juga memberikan sinyal keberlanjutan bisnis MAPI. Mereka menegaskan tidak memiliki rencana untuk melikuidasi perusahaan, mengubah kebijakan dividen, melakukan delisting, maupun membawa Perseroan menjadi perusahaan tertutup (go private).