Sinar Mas Multiartha (SMMA) Catat Laba Tahun Buku 2022 Turun 10,9 Persen Jadi Rp844 Miliar

EmitenNews.com—PT Sinar Mas Multiartha Tbk (SMMA) mencatatkan laba bersih sebesar Rp844,56 miliar pada tahun 2022, atau turun 10,9 persen dibanding tahun 2021 yang terbilang Rp948,1 miliar.
Dampaknya, laba bersih per saham melorot ke level Rp133 per lembar, sedangkan di akhir tahun 2021 berada di level Rp150.
Jika dirunut, total pendapatan amblas 13,8 persen yang tersisa Rp33,188 triliun yang dipicu menyusutnya pendapatan penjaminan melorot 15,9 persen menjadi Rp23,265 triliun.
Bahkan keuntungan penjualan investasi jangka pendek anjlok 58,1 persen yang tersisa Rp880,7 miliar.
Senasib, keuntungan dari investasi pada unit reksa dana turun 19,4 persen menjadi Rp920,34 miliar.
Menariknya, beban dapat ditekan sedalam 14,4 persen menjadi Rp31,94 triliun. Alhasil, laba sebelum pajak tumbuh 9,4 persen menjadi Rp1,247 triliun.
Sayangnya, beban pajak pajak melonjak 134,6 persen menjadi Rp345,31 miliar. Akibatnya, laba tahun berjalan menyusut 8,9 persen menjadi Rp902 miliar.
Data tersebut tersaji dalam laporan keuangan tahun 2022 telah audit emiten jasa keuangan grup Sinarmas itu yang diunggah pada laman Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (4/4/2023).
Sementara itu, total kewajiban berkurang 4,2 persen menjadi Rp90,731 triliun.
Related News

Pengendali IDPR Belum Berhenti Borong Saham, Ada Apa?

Emiten TP Rachmat (ASSA) Cetak Laba Melonjak di 2024

Nusa Raya Cipta (NRCA) Bukukan Pendapatan Rp3,3T Sepanjang 2024

Penjualan Oke, Laba ENAK 2024 Tergerus 16 Persen

Melejit 708 Persen, Pendapatan BEEF 2024 Sentuh Rp4,93 Triliun

Rugi Menipis, Emiten Sri Tahir (SRAJ) 2024 Defisit Rp542 Miliar