EmitenNews.com - PT Samudera Indonesia Tbk (SMDR) tengah bersiap untuk menggelar penerbitan Sukuk Ijarah Berkelanjutan I Tahap III Tahun 2026 dengan nilai emisi mencapai Rp700 miliar.

Penerbitan sukuk tersebut merupakan kelanjutan dari Penawaran Umum Berkelanjutan Sukuk Ijarah Berkelanjutan I Samudera Indonesia dengan target dana Rp2 triliun. Sebelumnya, telah diterbitkan sukuk ijarah dalam dua tahap senilai Rp550 miliar pada 2023 dan Rp500 miliar pada 2025.

Sementara, penerbitan sukuk ijarah terbaru ini akan memiliki tenor tiga tahun dengan sisa imbalan ijarah sebesar Rp700 miliar dan cicilan imbalan ijarah sebesar Rp57,75 miliar per tahun.

Berdasarkan informasi resmi Perseroan pada Rabu (13/5/2026), dijelaskan bahwa imbal hasil tersebut setara Rp82,5 juta untuk setiap kelipatan Rp1 miliar per tahun dan akan dibayarkan setiap triwulan.

Pembayaran cicilan pertama dijadwalkan pada 21 Agustus 2026, sementara pelunasan pokok dilakukan penuh (bullet payment) pada 21 Mei 2029.

Sukuk SMDR telah memperoleh peringkat idA+(sy) dari PT Pemeringkat Efek Indonesia atau Pefindo.

Dalam penerbitan ini, PT Mandiri Sekuritas dan PT Sucor Sekuritas bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi, sedangkan wali amanat dijalankan PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk.

Penggunaan Dana Sukuk

Manajemen menyebut seluruh dana hasil penerbitan sukuk akan digunakan untuk mendukung ekspansi armada dan penguatan bisnis logistik Perseroan.

"Sekitar 65,71% dana akan disalurkan sebagai pembiayaan kepada entitas anak, PT Samudera Perkapalan Indonesia, guna pembangunan dua unit kapal chemical tanker," demikian bunyi informasi tersebut.