SOCI Jajakan Sukuk Ijarah Rp500 Miliar, Telisik ini Alokasi Terbesar
:
0
Kapal tanker Soechi Lines mengarungi lautan lepas. Foto: SOCI.
EmitenNews.com - Soechi Lines (SOCI) bakal menawarkan sukuk ijarah Rp500 miliar. Sukuk ijarah tahap I tersebut bagian dari penawaran sukuk berkelanjutan I dengan target Rp3 triliun. Sukuk ijarah tersebut akan menyapa pelaku pasar dalam dua seri.
Seri A berdurasi tiga tahun, dan seri B berjangka 5 tahun. Cicilan imbalan ijarah dibayarkan setiap 3 bulan sejak tanggal emisi. Di mana, tanggal pembayaran cicilan imbalan ijarah pertama akan dilakukan pada 8 Oktober 2026, dan pembayaran cicilan imbalan ijarah terakhir sekaligus tanggal pembayaran kembali sisa imbalan ijarah akan dibayarkan sebagai berikut.
Tepatnya, pada 8 Juli 2029 untuk Sukuk Ijarah Seri A dan, pada 8 Juli 2031 untuk Sukuk Ijarah Seri B. Pembayaran kembali sisa imbalan ijarah masing-masing seri Sukuk Ijarah akan dilakukan secara penuh pada saat jatuh tempo. Dana hasil sukuk ijarah akan dialokasikan sebagai berikut.
Sekitar 54,49 persen digunakan perseroan untuk memperoleh hak manfaat (usufruct acquisition) atas 1 unit kapal milik anak usaha yaitu PT Selaras Pratama Utama (SPU) berdasar akad ijarah 1. Dana itu, kemudian oleh SPU akan digunakan dengan rincian sekitar 67,71 persen untuk membayar sebagian pokok utang kepada perseroan sebagai pemegang saham (SHL).
Selanjutnya, dana itu oleh perseroan digunakan untuk membayar sebagian pokok utang kepada Sukses Osean Khatulistiwa Line (SOKL). Lalu, oleh SOKL digunakan untuk membayar sebagian pokok utang pinjaman sindikasi kepada Bank Mandiri (BMRI), dan Bank Central Asia (BBCA). Sekitar 32,29 persen oleh SPU untuk membayar sebagian pokok utang pinjaman sindikasi kepada Mandiri, dan BCA.
Kemudian, sekitar 45,51 persen digunakan perseroan untuk memperoleh hak manfaat (usufruct acquisition) atas 1 unit kapal milik anak usaha yaitu Great Ocean Marine Ltd (GOM) berdasar akad ijarah 1. Oleh GOM akan digunakan untuk membayar sebagian pokok utang kepada perseroan sebagai pemegang saham. Dana itu, digunakan untuk membayar utang kepada anak usaha dengan rincian sebagai berikut.
Di mana, sekitar 26,67 persen untuk pembayaran sebagian pokok utang kepada Sukses Osean Khatulistiwa Line (SOKL). Sekitar 73,33 persen untuk pembayaran sepenuhnya pokok utang kepada Putra Utama Line (PUL). Seluruh dana itu, oleh SOKL dan PUL akan digunakan untuk membayar sebagian pokok utang pinjaman sindikasi SOKL kepada Mandiri dan BCA, dan sebagian pokok utang pinjaman sindikasi PUL kepada Mandiri dan BCA.
Jadi, jadwal Skurk Ijarah Soechi Lines menjadi sebagai berikut. Masa penawaran umum pada 2-3 Juli 2026. Penjatahan pada 6 Juli 2026. Pengembalian uang pesanan, dan distribusi sukuk secara elektronik pada 8 Juli 2026, dan pencatatan di Bursa Efek Indonesia pada 9 Juli 2026. (*)
Related News
IHSG Awal Pekan Dibuka Volatil, Naik Tipis 0,35 Persen
8 Investor Eksekusi Private Placement MUTU Rp29,99 Miliar
MDKA Private Placement 2,44 Miliar Lembar, Besok Izin Investor
Tabur Dividen Saham, Pengendali SPMA Lego Jutaan Lembar
WINE Pasti Salurkan Dividen, Cum Date 24 Juni 2026
Usai Kebakaran, ini Langkah Pemulihan Dua Putra Utama Makmur (DPUM)





