EmitenNews.com - PT Soraya Berjaya Indonesia Tbk (SPRE) kembali menggelontorkan belanja modal (capex) sebesar Rp492 juta pada kuartal I 2026. Sebelumnya, SPRE telah merealisasikan capex sebesar Rp753 juta di tahun 2025.

Dalam keterbukaan informasi, Direktur Utama SPRE, Rizet Ramawi mengatakan, perseroan pun telah menetapkan sejumlah strategi bisnis seiring alokasi capex yang tersedia.

Langkah tersebut meliputi peningkatan kapasitas produksi, perluasan jaringan agen penjualan, penguatan segmentasi pasar, optimalisasi pemasaran digital melalui media sosial dan e-commerce, peningkatan aktivitas pameran dan canvassing, hingga memperluas penetrasi pasar business-to-business (B2B) ke sektor perhotelan, rumah sakit, dan instansi pemerintah.

“Perseroan menetapkan target pertumbuhan pendapatan dan laba bersih yang positif dan meningkat di tahun 2026,” ujar Ramawi, dikutip Selasa (30/6).

Di samping itu, perseroan juga menyampaikan capaian kinerja hingga kuartal I 2026 mengalami penurunan. SPRE mencatat pendapatan perseroan pada kuartal I-2026 tercatat sebesar Rp10,9 miliar, turun dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp11,4 miliar. Sementara itu, laba bersih ikut terkoreksi dari Rp516 juta menjadi Rp208 juta.

“Meskipun terdapat penurunan pendapatan dan laba bersih dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, perusahaan tetap menunjukkan kinerja operasional yang positif. Posisi keuangan menunjukkan struktur modal yang sehat dengan tingkat utang yang rendah,” kata Ramawi.