SRAJ Tahun ini Bidik Pertumbuhan Revenue 30 Persen

tampak Rumah Sakit Mayapada yang dikelola PT Sejahteraraya Anugrahjaya Tbk (SRAJ). Dok/Emitennews
EmitenNews.com - Sejahteraraya Anugrahjaya (SRAJ) tahun ini membidik pertumbuhan revenue tahun 2024 sebesar 28-30 persen dibanding perolehan tahun 2023. Ebitda dipatok tumbuh 35-40 persen.
Nah, untuk mencapai target itu, perseroan akan mengoptimalkan kapasitas rumah sakit baru. "Kami akan mengukur kapasitas rumah sakit baru Kuningan Jakarta 2020, Surabaya 2021, dan Bandung 2023. Ketiga rumah sakit itu, berpeluang tumbuh lebih besar dengan mapping dokter-dokter andal," tegas Arie Farisandi, Corporate Secretary Sejahteraraya.
Selain itu, upaya perseroan menggaet cuan lebih besar dengan cara memanfaatkan berbagai peluang branding Mayapada Hospital, healthcare player cukup dikenal berbagai lapisan masyarakat. Di sisi lain, untuk membiayai berbagai rencana strategis, perseroan menganggarkan capex (belanja modal) Rp500 miliar.
Sebagian dana itu, untuk pembangunan Mayapada Hospital IKN, dan Jakarta Timur. Sekitar 20-25 persen dari capex untuk investasi medical equipment Rp125 miliar. "Untuk Mayapada Hospital Jakarta Timur diharap sudah beroperasi akhir 2025 atau awal 2026," pungkasnya. (*)
Related News

Pengendali IDPR Belum Berhenti Borong Saham, Ada Apa?

Emiten TP Rachmat (ASSA) Cetak Laba Melonjak di 2024

Nusa Raya Cipta (NRCA) Bukukan Pendapatan Rp3,3T Sepanjang 2024

Penjualan Oke, Laba ENAK 2024 Tergerus 16 Persen

Melejit 708 Persen, Pendapatan BEEF 2024 Sentuh Rp4,93 Triliun

Rugi Menipis, Emiten Sri Tahir (SRAJ) 2024 Defisit Rp542 Miliar