Sreeya Sewu (SIPD) Tawarkan Right Issue 499,9 Juta Saham Harga Rp1.000 per Lembar

EmitenNews.com - PT Sreeya Sewu Indonesia (SIPD) menyampaikan bahwa akan melakukan righ issue sebanyak 499.999.477 lembar saham baru seri C dengan Harga Pelaksanaan Rp1.000 per saham pada nilai nominal Rp1.000 per lembar.
Setiap pemegang atas 373.384 HMETD memberikan hak kepada pemegangnya untuk membeli sebanyak 1 (satu) Saham Baru dengan harga pelaksanaan Rp1.000 per saham.
Sik Wei Tjien Direktur dan Sekretaris Perusahaan SIPD dalam keterangan tertulisnya Senin (3/7) menyebutkan bahwa dari PMHMETD II atau right issue ini jumlah dana yang akan diterima Perseroan sebesar Rp499.999.477.000.
Bagi pemegang saham perseroan tidak mengeksekusi right issue akan terkena dilusi kepemilikan maksimum 27,19 persen dari prosentase kepemilikan saham perseroan. Secara umum, dana hasil right issue akan digunakan untuk sejumlah keperluan.
Pemegang Saham Utama, PT Great Giant Pineapple (“GGP”) akan melaksanakan seluruh HMETD yang dimilikinya sesuai dengan porsi pada tanggal daftar pemegang saham yang berhak untuk memperoleh HMETD, sejumlah 439.051.852 Saham Baru Seri C. Jika Saham Baru yang ditawarkan dalam PMHMETD II ini tidak seluruhnya diambil oleh pemegang saham porsi publik Perseroan lainnya atau pemegang bukti HMETD porsi publik yang berhak, maka sisa Saham Baru akan dialokasikan kepada pemegang saham atau pemegang HMETD lainnya.
Sesuai dengan Surat Pernyataan Komitmen dan Kecukupan Dana untuk Melaksanakan HMETD dan Pembeli Siaga dalam rangka PMHMETD II PT Sreeya Sewu Indonesia Tbk tanggal 7 Juni 2023, Bahwa GGP telah menyatakan akan bertindak sebagai pembeli siaga atas seluruh sisa saham baru yang tidak diambil bagian dalam PMHMETD II seluruhnya dengan jumlah sebanyak-banyaknya 60.947.625 HMETD atau sebesar Rp60.947.625.000 yang seluruhnya akan dibayar secara tunai melalui ketersediaan dana sebesar Rp500 miliar yang disediakan dari fasilitas utang PT Bank OCBC NISP Tbk. sejumlah USD 30 juta dan sebesar Rp50.000.000.000,- (lima puluh miliar Rupiah) akan dipenuhi dari kas operasional.
Related News

Rugi Menipis, Emiten Sri Tahir (SRAJ) 2024 Defisit Rp542 Miliar

Kapok Tekor! Laba APEX 2024 Melejit 134 Persen

Tumbuh 16 Persen, ACES 2024 Tabulasi Laba Rp892 Miliar

Melangit 37.380 Persen, Laba LPKR 2024 Tembus Rp18,74 Triliun

CMNP Mau Borong 10 Persen Saham di Pasar, Ini Alasannya

BRI Raih 2 Penghargaan The Asset Triple A atas Konsistensi ESG