Stabil, Sumber Global (SGER) Sandang Peringkat idA-

AKSI - Alat berat tengah beraksi di area tambang besutan Sumber Global Energy. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) melabeli Sumber Global Energy (SGER) dengan peringkat idA-. Peringkat itu, disematkan dengan prospek stabil.
Peringkat itu, merefleksikan kebijakan keuangan, struktur permodalan konservatif, dan proteksi arus kas kuat. Peringkat dibatasi diversifikasi produk terbatas, dan fleksibilitas keuangan moderat.
Peringkat dapat dinaikkan apabila perseroan memperkuat profil bisnis dengan lebih mendiversifikasi produk-produk untuk menurunkan eksposur terhadap batu bara dengan tetap mempertahankan marjin keuntungan, yang akan berdampak positif terhadap profil keuangan, dan fleksibilitas keuangan perusahaan.
Di sisi lain, peringkat dapat diturunkan apabila pendapatan atau EBITDA perusahaan menurun signifikan dari target. Atau apabila perusahaan menerima utang lebih banyak dari proyeksi untuk membiayai proyek-proyek baru, yang dapat memperberat profil keuangan perusahaan.
Perseroan berdiri pada 2008, dan bergerak bidang perdagangan komoditas, terutama batu bara, dan nikel. Perusahaan beroperasi di pasar domestik dan regional, seperti Vietnam, Singapura, China, dan India. Perusahaan juga sedang dalam proses diversifikasi usaha dengan mengembangkan produk nikel, pelet kayu, biomassa, dan membangun usaha patungan untuk memproduksi hidrogen peroksida.
Per 31 Desember 2023, pemegang saham perusahaan menjadi sebagai berikut. PT Sumbermas Inti Energi mengempit 50,08 persen, Vivi Ramalyati Hutama menguasai 17,35 persen, Welly Thomas menggenggam 2,19 persen, dan publik dengan porsi tidak kurang dari 30,38 persen. (*)
Related News

Rugi Menipis, Emiten Sri Tahir (SRAJ) 2024 Defisit Rp542 Miliar

Kapok Tekor! Laba APEX 2024 Melejit 134 Persen

Tumbuh 16 Persen, ACES 2024 Tabulasi Laba Rp892 Miliar

Melangit 37.380 Persen, Laba LPKR 2024 Tembus Rp18,74 Triliun

CMNP Mau Borong 10 Persen Saham di Pasar, Ini Alasannya

BRI Raih 2 Penghargaan The Asset Triple A atas Konsistensi ESG