Status Pandemi Dicabut, Garuda (GIAA) Siap Terbang Tinggi dengan Pendapatan Naik Rp 448 M
:
0
EmitenNews.com -BUMN maskapai penerbangan PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) optimis penerbangan akan meningkat 40% bulan ini. Hal ini sejalan dengan dicabutnya status pandemi COVID-19 dan libur panjang Idul Adha serta libur anak sekolah.
Direktur Keuangan Garuda Indonesia Prasetio mengatakan dengan peningkatan penerbangan sebesar 40% secara nominal akan berkontribusi pada pendapatan perusahaan sebesar US$ 30 juta setara Rp 448 miliar (kurs Rp 14.947).
"Khusus ini 40% revenue naik ya bulan ini lah ya kan ga selamanya. Ya US$ 30 juta lah ya lumayan," katanya saat ditemui di Kementerian BUMN , Jakarta Pusat, Kamis (22/6/2023).
"Ya kita harapkan sih trafficnya trendnya membaik," lanjutnya.
Sampai akhir tahun, peningkatannya ditargetkan mencapai 50% sampai 70%. Peningkatan ini juga seiring dengan komitmen maskapai dalam meningkatkan armadanya saat status pandemi COVID-19 telah dicabut pemerintah.
Related News
Adendum AMDAL DPM Jadi Solusi, Pengamat: Persetujuan KLH Jadi Dasar
Kejagung Temukan Keterlibatan Anggota TNI dalam Kasus Korupsi MBG
Kejagung Tetapkan Anggota Polisi Tersangka Kasus MBG, Ini Kata Polri
Janji Dirut PLN di Depan DPR, Tidak ada Lagi Pemadaman Listrik di Jawa
Zulhas Punya Jawaban Soal Keberadaan Kopdes di Gunung dan Pesisir
Hati-hati AI! Kerugian Scam Rp7,5 Triliun, Lansia Paling Rentan





