EmitenNews.com - Chandra Investasi (CDIA) per 30 Juni 2026 meraup laba bersih USD17,28 juta. Anjlok 74,52 persen dari episode sama tahun lalu USD67,84 juta. Menyusul hasil itu, laba per saham dasar emiten asuhan tangan dingin Prajogo Pangestu tersebut ikut melorot menjadi USD0,0001 dari sebelumnya USD0,0007.

Pendapatan USD82,14 juta, melonjak 22,83 persen dari posisi sama tahun sebelumnya USD66,87 juta. Beban pokok pendapatan USD62,5 juta, bengkak dari periode sama tahun lalu USD47,76 juta. Laba kotor terakumulasi sebesar USD19,63 juta, melejit dari fase sama tahun sebelumnya USD19,1 juta.

Beban penjualan USD728,96 ribu, bengkak dari USD203,67 ribu. Beban umum dan administrasi USD11,84 juta, bertambah dari USD5,76 juta. Beban keuangan USD22,59 juta, benngkak dari USD13,61 juta. Pendapatan keuangan USD16,25 juta, melonjak dari USD11,91 juta.

Pendapatan dari aset keuangan stagnan USD11,15 juta. Bagian laba entitas asosiasi USD6,61 juta, naik dari USD5,8 juta. Rugi selisih kurs USD852,23 ribu drop dari untung USD46,28 juta. Beban pajak penghasilan USD8,31 juta, bbengkak dari USD1,45 juta. Laba tahun berjalan uSD19,31 juta, drop dari USD74,36 juta.

Jumlah ekuitas terakumulasi senilai USD1,1 miliar, susut dari akhir tahun sebelumnya USD1,13 miliar. Total liabilutas tercatat USD826,27 juta, mengalami pembengkakan dari akhir tahun lalu USD607,89 juta. Jumlah aset USD1,93 miliar, melonjak dari akhir 2025 senilai USD1,74 miliar. (*)