Surplus 22 Persen, TRIS 2024 Kemas Laba Bersih Rp82,90 Miliar

Para pekerja tengah serius menggarap pakaian jadi sesuai keinginan pasar. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Trisula International (TRIS) sepanjang 2024 mencatat laba bersih Rp82,90 miliar. Melesat 22 persen dibanding tahun sebelumnya. Total penjualan mencapai Rp1,52 triliun alias meningkat 3 persen dari episode sama tahun sebelumnya.
Kinerja positif itu, berhasil diraih di tengah kondisi industri garmen, dan tekstil penuh tantangan. Pasar ekspor menjadi pendorong utama bagi pertumbuhan dengan kontribusi 59 persen dari total penjualan. Itu menunjukkan produk makin diterima pasar internasional, menjadi salah satu fokus utama perusahaan dalam strategi pertumbuhan.
Mayoritas tujuan produk ekspor perseroan di antaranya Selandia Baru, Australia, Amerika, Jepang, dan beberapa negara Asia lainnya. “Capaian itu, mencerminkan kerja keras tim, dan strategi tepat menghadapi tantangan pasar. Ke depan kami terus berkomitmen meningkatkan kualitas produk dan memperluas jaringan distribusi, baik dalam, dan luar negeri,” tukas Widjaya Djohan, Presiden Direktur Trisula International.
Kontributor dominan total penjualan Trisula Grup dari sisi manufaktur dengan perolehan Rp1,20 triliun atau naik 6 persen YoY. Sisi ritel, perusahaan melalui anak usaha yiatu Trisula Textile (BELL) melayani pasar domestik dengan merek retail JOBB, dan Jack Nicklaus tumbuh 15 persen mencapai Rp193,18 miliar. Sementara, segmen distribusi dan seragam turun tipis dibanding tahun lalu.
Kinerja mengesankan itu, hasil dari konsistensi menyediakan produk sesuai kebutuhan konsumen. Selain itu, juga melakukan efisiensi dengan melakukan otomatisasi. Itu juga mempengaruhi kinerja Trisula International untuk memenuhi pesanan sesuai target, dan lead time. Langkah otomatisasi itu, sukses mendongkrak efisiensi produksi hingga 10-15 persen.
Berbekal pengalaman lebih dari 5 dekade, fleksibilitas, dan customized order juga menjadi keunggulan bagi perseroan, bahkan tanpa minimal order. Trisula International juga aktif melakukan inovasi sejumlah produk, menyesuaikan dengan kebutuhan pasar. “Dengan langkah konsisten, perseroan menyongsong 2025 dengan semangat optimistis untuk meraih target telah ditetapkan,” tegas Widjaya. (*)
Related News

Pendapatan Drop, DILD 2024 Tabulasi Laba Rp174,76 MiliarĀ

Melambung 295 Persen, WIFI 2024 Gulung Laba Rp231 Miliar

Laba dan Pendapatan Tumbuh, Ini Kinerja GOLF 2024

Surplus 32,64 Persen, SSIA 2024 Raup Laba Rp234,22 Miliar

Melesat 62,5 Persen, BCAP 2024 Catat Laba Rp126 Miliar

Waspada Penipuan Lebaran! BRI Bagikan Tips Cegah Kejahatan Siber