EmitenNews.com - PP Properti (PPRO) per 31 Maret 2023 meraup laba bersih Rp1,95 miliar. Menanjak 51 persen dari periode sama tahun sebelumnya Rp1,29 miliar. Jadi, laba per saham dasar melejit menjadi Rp0,03 dari episode sama tahun sebelumnya senilai Rp0,02 per eksemplar. 


Pendapatan usaha Rp219,25 miliar, melorot 42 persen dari posisi sama tahun lalu Rp380,96 miliar. Beban pokok penjualan Rp179,92 miliar, turun 38 persen dari edisi sama tahun sebelumnya sejumlah Rp346,15 miliar. Laba kotor Rp39,32 miliar, naik tipis 12 persen dari episode sama tahun sebelumnya senilai Rp34,81 miliar.


Beban usaha Rp13,96 miliar, bengkak dari Rp12,58 miliar. Beban keuangan Rp20,95 miliar, melesat dari Rp12,09 miliar. Beban cadangan kerugian penurunan nilai Rp1,37 juta dari sebelumnya nihil. Penghasilan lain-lain Rp75,02 juta, menukik dari Rp1,27 miliar. Bagian laba entitas asosiasi dan ventura bersama Rp3,36 miliar, menanjak dari Rp80,42 juta. 


Surplus revaluasi properti investasi nihil. Beban paia penghasilan final Rp5,43 miliar, turun dari Rp9,45 miliar. Laba sebelum pajak penghasilan Rp2,40 miliar, bengkak dari Rp2,02 miliar. Beban pajak penghasilan Rp790,31 juta, menanjak dari Rp566,33 juta. Laba bersih tahun berjalan Rp1,61 miliar, melejit dari Rp1,46 miliar. 


Jumlah ekuitas Rp4,55 triliun, menanjak dari posisi akhir tahun sebelumnya sebesar Rp4,55 triliun. Total liabilitas senilai Rp15,92 triliun, mengalami penyusutan dari episode akhir tahun sebelumnya sebesar Rp17,25 triliun. Jumlah aset senilai Rp20,47 triliun, mengalami perosotan dari posisi akhir tahun sebelumnya senilai Rp21,81 triliun. (*)