Suspensi Belum Kelar, BEI Lanjut Vonis HSC 94,31 Persen Saham MDIA!
:
0
Suasana meriah halaman Bursa Efek Indonesia kala perayaan Imlek. Foto: EmitenNews/Akhmad Jiharka.
EmitenNews.com - Belum usai suspensi dicabut, Bursa Efek Indonesia (BEI) bersama PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) berlanjut menjatuhkan pengumuman baru kepemilikan saham PT Intermedia Capital Tbk. (MDIA) yang masuk kategori terkonsentrasi tinggi.
Berdasarkan pengumuman No. Peng-HSC-00058/BEI.WAS/08-2026 & KSEI-5982/DIR/0826 yang terbit pada Jumat (14/8/2026), per data 12 Agustus 2026 sebanyak 94,31% saham MDIA dikuasai oleh sejumlah pemegang saham tertentu, baik dalam bentuk warkat maupun tanpa warkat.
Dalam pengumuman yang ditandatangani Direktur BEI Yulianto Aji Sadono dan Direktur KSEI Eqy Essiqy itu, BEI dan KSEI menegaskan, "Pengumuman ini tidak serta merta menunjukkan adanya pelanggaran terhadap peraturan perundangan di bidang Pasar Modal."
Namun, kondisi High Shareholding Concentration atau HSC berpotensi menyebabkan free float menipis sehingga volatilitas dan risiko likuiditas saham meningkat.
Pengumuman tersebut keluar di tengah suspensi perdagangan MDIA yang kedua kalinya dalam sebulan terakhir. BEI memberlakukan penghentian perdagangan di Pasar Reguler dan Pasar Tunai mulai sesi Pra-Pembukaan 13 Agustus 2026 karena adanya peningkatan harga kumulatif yang signifikan.
Sebelumnya pada 5 Agustus 2026 MDIA juga pernah disuspend dengan alasan serupa. Padahal pergerakan sahamnya tengah kencang. Pada 29 Juli 2026 MDIA masih parkir di Rp130. Sehari kemudian, 30 Juli 2026, saham ini ARA 34,62% ke Rp175.
Momentum penguatan berlanjut hingga 12 Agustus 2026. MDIA ditutup di Rp280 atau sudah melesat 115,38% dalam 10 hari bursa dengan nilai transaksi saat ditetapkan suspensi mencapai Rp277,20 miliar.
Dalam 1 bulan terakhir saham ini naik Rp213 poin atau 317,91% dari Rp67 ke Rp280. Penguatan berlanjut dalam 3 bulan terakhir dengan kenaikan Rp166 poin atau 145,61% dari Rp114.
Bahkan, dalam setahun terakhir MDIA meroket terbang Rp249 poin atau 803,23% dari Rp31 ke Rp280 per 12 Agustus 2026.
BEI mengimbau investor agar mencermati keterbukaan informasi dan mempertimbangkan risiko terkait transaksi saham MDIA.
Related News
BI-ASPI Luncurkan Kartu Kredit Segmen Ritel, Jangkau Anak Muda Gen Z
Wakaf Saham, Tren Baru di Pasar Modal Syariah Indonesia
Tak Daftar PSE, Komdigi Minta App Store Delisting Hornet
Tak Panik Soal Outflow MSCI, BEI Optimis Pasar Pulih & Value-Up Emiten
Sejarah Destry dan Aida, Era BI di Tangan Perempuan Segera Menjelang
Danantara Investor Potensial BEI, Bidik Wacana Progresif Terhadap PDB





