EmitenNews.com - Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali menghentikan sementara perdagangan saham PT Bhineka Inovasi Ketahanan Energi Tbk (BIKE). Emiten sepeda yang baru saja bertransisi sektor menjadi emiten energi itu kini menjalani suspensi jilid III bagi BIKE.

Endra Febri Styawan, Pjs. Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI dalam keterangan tertulisnya (19/10) menuturkan bahwa suspensi dilakukan sehubungan dengan terjadinya peningkatan harga kumulatif yang signifikan sebagai bentuk perlindungan bagi investor.

Penghentian sementara perdagangan saham tersebut dilakukan di Pasar Reguler dan Pasar Tunai mulai sesi pra pembukaan pada tanggal 20 Oktober 2026 sampai dengan pengumuman Bursa lebih lanjut.

Berdasarkan data historis, saham BIKE yang masuk kategori High Shareholding Concentration (HSC) dan baru diakuisisi ini memang langganan suspensi akibat lonjakan harga tidak wajar:

Suspensi Pertama tgl 21 September - Setelah bergerak di Rp1.130, perdagangan BIKE dihentikan BEI.

Suspensi Kedua tgl 29 September - 7 Oktober. Setelahnya pada 28 September BIKE kembali melesat +24,38% ke Rp1.505, saham BIKE kembali disuspensi. 

Usai suspensi kedua dibuka, saham BIKE sempat ARA berjilid-jilid:

- 8 Okt: Rp1.715 (+13,95%)

- 9 Okt: Rp2.140 (+24,78%) ARA

- 12 Okt: Rp2.670 (+24,77%) ARA