Susul Sultan Subang, SPL Lepas 500 Juta Saham Indo Pureco (IPPE) Rp155-160 per Lembar

EmitenNews.com - Sapihanean Pangan Lestari (SPL) memperkecil timbunan saham Indo Pureco Pratama (IPPE). Ya, SPL menjual 500 juta lembar senilai Rp78,5 milar. Aksi divestasi tersebut dilakukan pada kisaran harga Rp155-160 per lembar.
Transaksi SPL dilakukan dalam dua tahap periode 16, dan 19 Desember 2022. Pada 16 December 2022, SPL melepas 300 juta pada harga pelaksanaan Rp155 per lembar senilai Rp46.5 miliar. Lalu, pada 19 Desember 2022, SPL kembali mendivestasi 200 juta dengan Rp160 per lembar sejumlah Rp32 miliar.
Menyusul aksi tersebut, tabungan saham SPL di tubuh Indo Pureco menciut menjadi 42,74 juta lembar atau 0,93 persen. Menyusut 10,87 persen dari periode sebelum transaksi dengan donasi 542,74 juta lembar atau setara dengan donasi 11,8 persen.
Sebelumnya, hal serupa dilakukan Sultan Subang Asep Sulaeman Sabanda. Asep menjual 304 juta lembar pada kisaran harga Rp155-175 per eksemplar senilai Rp48,2 miliar. Penjualan dilakukan empat tahap edisi 1,15,19, dan 20 Desember 2022.
Pada 1 Desember 2022, Asep menjual 4 juta lembar dengan harga pelaksanaan Rp175 per lembar senilai Rp700 juta. Kemudian, pada 15 Desember 2022, pengasuh Ponpes Al-Ihya Subang itu, mendivestasi 100 juta unit pada harga Rp155 per helai sejumlah Rp15,50 miliar.
Selanjutnya, pada 19, dan 20 Desember 2022, Asep melepas 200 juta helai pada harga Rp160 per lembar senilai Rp32 miliar. Dengan transaksi itu, timbunan saham Asep tersisa 250,67 juta helai atau 5,45 persen. Tereduksi 6,43 persen dari sebelum transaksi dengan donasi sebanyak 546,67 juta helai atau 11,88 persen.
”Transaksi kedua pemegang saham perseroan tersebut untuk kepentingan divestasi dengan status kepemilikan saham secara langsung,” tulis Syahmenan, Direktur Utama Indo Pureco Pratama.
Per 30 November 2022, pemegang saham Indo Pureco di atas lima persen antara lain Lembur Sadaya 1,62 miliar lembar atau 35,22 persen, Sapihanean 722,74 juta eksemplar atau 15,71 persen, Sumber Sentosa 280 juta helai alias 6,09 persen, Asep Sulaeman 546,67 juta lembar atau 11,88 persen. (*)
Related News

CMNP Mau Borong 10 Persen Saham di Pasar, Ini Alasannya

BRI Raih 2 Penghargaan The Asset Triple A atas Konsistensi ESG

Laba Tumbuh Moderat, 2024 Pendapatan BELL Sentuh Rp585 Miliar

Pendapatan Drop, DILD 2024 Tabulasi Laba Rp174,76 MiliarĀ

Melambung 295 Persen, WIFI 2024 Gulung Laba Rp231 Miliar

Laba dan Pendapatan Tumbuh, Ini Kinerja GOLF 2024