Susut 38 Persen, Acset (ACST) Masih Rugi Rp276M di 2023
:
0
Logo PT Acset Indonesia Tbk (ACST)
EmitenNews.com - PT Acset Indonesia Tbk (ACST) baru saja melaporkan hasil kinerja keuangannya sepanjang tahun buku 2023.
Emiten yang bergerak dibidang konstruksi ini berhasil membukukan kenaikan pendapatan bersih dibandingian tahun sebelumnya.
Dalam laporan keuangan yang dirilis pada Rabu (28/2), disebutkan pendapatan bersih ACST tumbuh 126,6% year on year (YoY) menjadi Rp 2,34 triliun pada tahun lalu.
Sementara itu, di tahun sebelumnya, pendapatan bersih ACST tercatat sebesar Rp 1,03 triliun.
Pendapatan bersih ACST ditopang oleh beberapa hal, salah satunya adalah pendapatan pihak ketiga yang terdiri atas jasa konstruksi Rp 1,10 triliun, jasa penunjang konstruksi Rp 89,71 miliar, dan perdagangan Rp 48,39 miliar tercatat mencapai Rp 1,24 triliun.
Lalu, pendapatan pihak berelasi mencapai Rp 1,10 triliun meliputi jasa konstruksi Rp 1,03 triliun dan jasa penunjang konstruksi Rp 72,69 miliar.
Kenaikan pendapatan bersih diiringi oleh kenaikan beban pokok pendapatan sebesar 77,22% YoY menjadi Rp 2,38 triliun, yang mana tahun sebelumnya senilai Rp 1,34 triliun.
Pada saat yang sama, ACST mencatatkan rugi bruto sebesar Rp 40,04 miliar. Angka ini sudah jauh menyusut 87,16% YoY dibandingkan rugi bruto di tahun 2022 yang mencapai Rp 311,94 miliar.
Dari sisi beban penjualan, angkanya terpantau stabil. Pada tahun 2023 tercatat sebesar Rp 20,15 miliar dan di tahun sebelumnya sebesar Rp 20,15 miliar. Sementara untuk beban umum dan administrasi, turun tipis 1,65% YoY menjadi Rp 130,23 miliar.
Hingga akhir Desember 2023, ACST membukukan rugi tahun berjalan sebesar Rp 276,63 miliar. Angka ini menyusut 38,74% dari kerugian di tahun 2022 yang tercatat mencapai Rp 451,61 miliar.
Related News
SCPI Go Private, Pengendali Tawar Saham Publik Rp100 Ribu per Lembar
Deretan Top Gainers di Tengah IHSG yang Merah, Apa Saja?
Komisaris Multitrend Indo (BABY) Borong 2,17 Juta Saham, Ini Sosoknya
Kinerja Memburuk, Tiga Pentolan Ini Lepas Jutaan Saham BYAN
Ironi Anggota Lawas MSCI, EXCL Berbalik Rugi 286 Persen Kuartal I 2026
Bali United Ternyata Ada Sahamnya, Kodenya BOLA





