Tak Punya Sumber Pendapatan Utama, PCI Siap Serap 10,41% Saham PALM Via Tender Sukarela

EmitenNews.com—PT Providen Capital Indonesia (PCI) selaku Pemegang Saham Pengendali (PSP) akan melakukan penawaran tender sukarela atas 736.728.500 lembar saham atau 10,41 persen porsi saham pada PT Provident Agro Tbk (PALM).
Langkah ini dilakukan setelah PSP lainnya, yakni PT Saratoga Sentra Business telah menjual sebanyak 1.779.885.090 PALM.
Sehingga, porsi saham Saratoga Sentra Business pada PALM turun menjadi 19,88 persen dari 44.88 persen.
Mengacu pada keterangan resmi emiten investasi itu pada laman Bursa Efek Indonesia (BEI) pada akhir pekan lalu, bahwa Providen Capital Indonesia berpotensi memegang sebanyak 3.880.929.391 lembar saham atau 54,85 persen porsi saham pada PALM.
“Apabila setelah dilaksanakannya Penawaran Tender Sukarela ini, PCI sendiri atau bersama-sama dengan pemegang saham pengendalinya memiliki lebih dari 50 persen dari seluruh saham dengan hak suara yang telah disetor penuh Perseroan, maka PCI akan menjadi satu-satunya Pengendali PALM,” tulis manajemen PALM.
Untuk diketahui, PALM saat ini tidak mempunyai sumber pendapatan dari usaha utama setelah menjual PT Mutiara Agam.
Untuk itu, perseroan meminta persetujuan perubahan kegiatan usaha pada investor dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada tanggal 23 Agustus 2022.
Dijelaskan, sebagai perusahaan induk investasi, perseroan melihat adanya prospek usaha yang baik untuk melakukan investasi saham lainnya selain investasi saham yang saat ini sudah dilakukan oleh Perseroan pada PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) melalui PT Suwarna Arta Mandiri, anak perusahaan Perseroan.
PALM telah menerima hasil penilaian KJPP atas perusahaan sasaran baru dengan inisial MMLP.
Menurut Penilai Publik, nilai-nilai kriteria investasi yang diperhitungkan selama 5 tahun 6 bulan masa proyeksi didapat Net Present Value (NPV) sebesar Rp 13,09 miliar dan Internal Rate of Return (IRR) sebesar 14,37 persen.
Related News

Rugi Menipis, Emiten Sri Tahir (SRAJ) 2024 Defisit Rp542 Miliar

Kapok Tekor! Laba APEX 2024 Melejit 134 Persen

Tumbuh 16 Persen, ACES 2024 Tabulasi Laba Rp892 Miliar

Melangit 37.380 Persen, Laba LPKR 2024 Tembus Rp18,74 Triliun

CMNP Mau Borong 10 Persen Saham di Pasar, Ini Alasannya

BRI Raih 2 Penghargaan The Asset Triple A atas Konsistensi ESG