Tambah Modal, Blibli (BELI) Izin Private Placement 9,4 Miliar Lembar
:
0
Pengurus Global Digital Niaga di sela-sela paparan publik penawaran umum saham perdana berberapa waktu lalu. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Global Digital Niaga alias blibli (BELI) bakal menerbitkan maksimal 9.400.240.527 saham baru. Saham anyar dari portepel itu, dibalut nilai nominal Rp250. Pengeluaran saham baru itu, sekitar 7,63 persen dari modal ditempatkan, dan disetor perseroan.
Penerbitan 9,4 miliar saham itu, terbagi dalam dua kategori. Pertama, penerbitan 4,90 miliar lembar berskema private placement, dan kedua 4,50 miliar saham untuk program Management and Employee Stock Option Program (MESOP).
Private placement dibanderol dengan harga pelaksanaan Rp472 per lembar. Harga itu, mengacu pada penutupan perdagangan saham per 30 April 2024. Nah, dengan skema harga itu, perseroan dari private placement tersebut, berpotensi meraup dana taktis Rp2,31 triliun.
Setelah pelaksanaan private placement itu, jumlah aset akan meningkat 15 persen, dan total ekuitas menanjak 28 persen. Lalu, rasio debt to equity turun menjadi 0,64 kali dari 0,82 kali. Dana hasil aksi korporasi tersebut akan digunakan sebagai modal kerja untuk mendukung kegiatan usaha utama, dan pengembangan usaha perseroan.
Private placement digeber untuk memberi nilai tambah bagi pemangku kepentingan. Aksi itu, diharap menjadi alternatif sumber pendanaan untuk kepentingan pelaksanaan dan pengembangan kegiatan usaha perseroan.
Sementara itu, tujuan program MESOP untuk meningkatkan dan memperdalam keselarasan kepentingan antara perseroan dengan manajemen, dan karyawan kunci dalam mencapai tujuan, dan sukses bersama.
Hajatan tersebut akan digelar setelah mendapat restu dari para investor. Izin itu akan dimintakan dalam rapat umum pemegang saham luar biasa pada Kamis, 13 Juni 2024 pukul 12.00-13.00 WIB. Rapat mengambil tempat di Ballroom 1, The Ritz Carlton Pacific Place, Jakarta. (*)
Related News
MTEL Tabur Dividen 98 Persen Laba, Tembus Rp2,08 Trilliun
Harita Nickel Tebar Dividen Rp2,7 Triliun, Setara 30 Persen Laba 2025
Usai RUPS, Dua Emiten Ini Bakal Bagi Dividen
BNII Jadi Holding, Integrasikan Bank, Sekuritas hingga Multifinance
Hashim Komut dan Fadel Komisaris, WIFI Konsisten Bagi Dividen
ITSEC Asia (CYBR) Ekspansi Usaha Pengembangan AI dan Perangkat Lunak





