EmitenNews.com - Bank BNI (BBNI) akan membagi dividen senilai Rp13,95 triliun. Alokasi dividen itu setara 65 persen dari koleksi laba bersih tahun buku 2024 sebesar Rp21,46 triliun. So, para investor akan mendapat jatah dividen Rp374,06 per lembar. 

Nah, dari total dividen tersebut, pemegang saham mayoritas yaitu negara akan menerima Rp8,37 triliun. Selanjutnya, sisa 35 persen dari laba bersih atau Rp7,51 triliun sebagai saldo laba ditahan untuk memperkuat permodalan, dan mendukung ekspansi bisnis ke depan.

Rencana pembagian dividen tunai untuk periode tahun buku 2024 sesuai dengan hasil RUPS Tahunan pada 26 Maret 2025. Dan, rincian jadwal dividen tahun buku 2024 menjadi sebagai berikut. Cum dividen pasar reguler dan pasar negosiasi pada 14 April 2025.

Ex dividen pasar reguler dan pasar negosiasi pada 15 April 2025. Cum dividen pasar tunai pada 16 April 2025. Ex dividen pasar tunai pada 17 April 2025. Daftar pemegang saham berhak atas dividen tunai alias recording date pada 16 April 2025 pukul 16.00 WIB. 

Pembayaran dividen dilakukan pada 25 April 2025. Kebijakan pembagian dividen itu, berdasar data keuangan per 31 Desember 2024 dengan koleksi laba bersih Rp21,46 triliun. Saldo laba ditahan dengan alokasi penggunaan belum ditentukan Rp7,51 triliun. Total ekuitas Rp167,18 triliun. (*)