Target Freeport Produksi Emas 700 Ribu Ons, Setoran ke Negara Rp47T
:
0
Presiden Direktur PT Freeport Indonesia Tony Wenas. Dok. SeputarPapua.
EmitenNews.com - PT Freeport Indonesia (PTFI) menargetkan produksi emas mencapai 700.000 ons hingga akhir tahun 2026. Target dicanangkan setelah proses pemulihan tambang bawah tanah Grasberg Block Cave (GBC) yang sempat terkena insiden luncuran lumpur basah pada September 2025.
Dalam sambutan upacara peringatan HUT ke-81 RI, di Sporthall Tembagapura, Papua Tengah, Senin (17/8/2026), Presiden Direktur PT Freeport Indonesia Tony Wenas memastikan perusahaan terus bekerja untuk meningkatkan volume produksi tembaga dan emas sesuai dengan peta jalan yang telah direncanakan.
"Freeport menargetkan produksi sekitar 800 juta pound tembaga dan 700.000 ounces emas. Meskipun baru mencapai 65% dari target produksi normal, kita tetap dapat memberikan kontribusi pada tahun ini kepada negara Rp47 triliun," kata Tony Wenas.
PTFI memproyeksikan kapasitas produksi meningkat 65% pada akhir Semester II-2026. Hal itu dilakukan melalui modifikasi peralatan guna menangani material bijih yang memiliki karakteristik lebih basah dari perkiraan sebelumnya.
Untuk mencapainya, Freeport terus melakukan tahap pemulihan, dengan memodifikasi alat karena ternyata bijihnya lebih basah daripada yang kita perkirakan sebelumnya. Peralatan perlu dimodifikasi sedikit.
“Sekarang semua sesuai target 65% tahun ini, 75% semester satu dan menuju 100% di semester dua (2027)," ujarnya.
Peningkatan produksi diproyeksikan terus berlanjut pada tahun 2027 dengan target mencapai kapasitas penuh produksi tambang di akhir tahun 2027. Jika operasional kembali normal 100%, PTFI memperkirakan kontribusi kepada penerimaan negara dapat melampaui angka Rp100 triliun.
"Tahun depan tentu akan lebih tinggi lagi karena tahun depan kita kan bisa mencapai semester satu itu 75% dan akhir tahun depan itu menuju ke 100%," urai Tony Wenas.
Kapasitas Produksi Tambang Bawah Tanah Grasberg Block Cave
Sementara itu, Freeport-McMoRan (FCX) menyebutkan kapasitas produksi tambang bawah tanah Grasberg Block Cave (GBC), Papua Tengah yang dioperasikan PT Freeport Indonesia (PTFI) akan kembali operasi 100% pada akhir 2027.
Related News
Insentif Motor Listrik Rp5 Juta, Bolanya Kini di Tangan Menkeu
Pertamina Pulihkan Layanan SPBU Pascagempa di Flores Bertahap
Sentralisasi Bikin 490 Pemda Alami Tekanan Fiskal
Meningkat Target Kemitraan Sawit Rakyat PalmCo, Jadi 64.176 Hektare
Target Realisasi Investasi 2027 Rp2.322T, Menteri Rosan Pastikan Ini
Memasuki Semester II–2026, Ekonomi RI Dihadapkan Dua Sinyal Pelemahan





