Tawarkan Bunga Hingga 10,50 Persen, RS Mayapada (SRAJ) Jajakan Obligasi Rp950 Miliar

EmitenNews.com—PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) selaku regulator mengatakan bahwa PT Sejahteraraya Anugrahjaya Tbk (SRAJ) akan menerbitkan dan menawarkan Obligasi I Sejahteraraya Anugrahjaya Tahun 2022 dengan jumlah pokok obligasi sebesar Rp950 miliar.
Merujuk keterangan resmi SRAJ yang dimuat pada laman KSEI, yang telah didaftarkan oleh PT Sejahteraraya Anugrahjaya Tbk ke dalam penitipan kolektif KSEI untuk Penawaran Umum. Informasi Obligasi I Sejahteraraya Anugrahjaya Tahun 2022 dibagi menjadi 2 seri dan memiliki tingkat bunga yang berbeda.
Jumlah Pokok sebesar Jenis & Tingkat Bunga (Tetap) Frekuensi Pembayaran Bunga Jatuh Tempo Tenor A Rp407,90 miliar dengan bunga 9.75 % p.a Triwulan 7 Oktober 2025 3 Tahun B Rp542,10 miliar dengan bunga 10.50 % p.a Triwulan 7 Oktober 2027 5 Tahun.
Jadwal Penawaran Umum Obligasi tersebut diatas adalah sebagai berikut : Tanggal Efektif : 29 September 2022 Masa Penawaran Umum : 3 – 4 Oktober 2022 Tanggal Penjatahan : 5 Oktober 2022 Tanggal Pengembalian Uang Pemesanan : 7 Oktober 2022 Tanggal Distribusi Obligasi Secara Elektronik : 7 Oktober 2022 Tanggal Pencatatan Pada Bursa Efek Indonesia : 10 Oktober 2022 Tanggal Pembayaran Bunga Pertama Obligasi : 7 Januari 2023.
Guna memuluskan aksi pencarian dana itu, emiten pengelola rumah sakit Mayapada Hospitals menunjuk penjamin pelaksana emisi obligasi 2 anggota bursa di bawah naungan BUMN yaitu PT Mandiri Sekuritas dan PT BRI Danareksa Sekuritas.
Sehubungan dengan hal tersebut, maka penyelesaian transaksi atas obligasi tersebut dapat dilakukan dengan pemindahbukuan antar Pemegang Rekening di KSEI setelah selesainya distribusi secara elektronik. Untuk tertib administrasi pemisahan aset nasabah dan aset Pemegang Rekening, sesuai peraturan KSEI tentang Jasa Kustodian Sentral, diharapkan kepada Pemegang Rekening KSEI agar segera melakukan pembukaan sub rekening bagi masing-masing nasabahnya.
Related News

Emiten TP Rachmat (ASSA) Cetak Laba Melonjak di 2024,

Nusa Raya Cipta (NRCA) Bukukan Pendapatan Rp3,3T Sepanjang 2024

Penjualan Oke, Laba ENAK 2024 Tergerus 16 Persen

Melejit 708 Persen, Pendapatan BEEF 2024 Sentuh Rp4,93 Triliun

Rugi Menipis, Emiten Sri Tahir (SRAJ) 2024 Defisit Rp542 Miliar

Kapok Tekor! Laba APEX 2024 Melejit 134 Persen