TAXI Jajaki Potensi Kerja Sama dengan Perusahaan Asal Vietnam
:
0
?Potret armada taksi milik PT Express Transindo Utama Tbk (TAXI). Foto: TAXI
EmitenNews.com - PT Express Transindo Utama Tbk (TAXI) tengah menjajaki potensi kerja sama dengan Xanh SM, operator layanan transportasi dan taksi listrik asal Vietnam.
Direktur Utama TAXI, Johannes B.E. Triatmojo mengatakan hal itu masih pada tahap pembahasan awal terkait potensi kerja sama dengan Xanh, dan masih bersifat penjajakan untuk mempelajari model bisnis yang diterapkan.
“Oleh karena itu, perseroan belum dapat menyampaikan secara rinci bentuk maupun implementasi kerja sama,” ujar Johannes dalam laporan public expose melalui keterbukaan informasi, dikutip Kamis (23/7).
Di samping itu, TAXI juga menjelaskan terkait penurunan unit operasional sekitar 30 persen, murni disebabkan berakhirnya masa kontrak dengan PT Rekan Anak Bangsa (RAB).
Karena itu, guna menjaga keberlangsungan operasional dan peremajaan armada, TAXI memanfaatkan fasilitas pembiayaan dari lembaga leasing.
“Terkait rencana pembiayaan, Perseroan menggunakan fasilitas pembiayaan dari lembaga pembiayaan (leasing) untuk pengadaan kendaraan operasional,” tutur Johannes.
Kinerja Kuartal I
Pada kuartal I 2026, PT Express Transindo Utama Tbk (TAXI) berhasil memangkas rugi bersih lebih dari 80%. Perbaikan tersebut ditopang oleh lonjakan pendapatan usaha yang meningkat hampir empat kali lipat dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Berdasarkan laporan keuangan per 31 Maret 2026, pendapatan perseroan melonjak 239,6% menjadi Rp2,26 miliar, dari Rp668,09 juta pada kuartal I 2025. Kenaikan pendapatan tersebut turut mendorong perbaikan profitabilitas, di mana TAXI membukukan laba bruto sebesar Rp575,11 juta, berbalik dari rugi bruto Rp1 miliar pada periode yang sama tahun lalu.
Meski demikian, perseroan masih mencatatkan rugi usaha sebesar Rp383,85 juta. Namun, angka tersebut membaik 68,0% dibandingkan rugi usaha sebesar Rp1,20 miliar pada kuartal I 2025.
Related News
Tender Wajib PADA Dicuekin Pemegang 899,7 Juta Saham, Terserap Segini
Saham Tetiba ARA, NAYZ Beberkan Kartu Akuisisi, Inbreng & Rights Issue
Direktur MCAS Rajin Borong Saham, Genggam 8,31 Persen Saat Ini
Danantara AM Realisasi Caplok Manajer Investasi Mandiri, BRI, & BNI
Penyandang HSC 99,99 Persen, Saham Sri Tahir Kini Dijebloskan UMA BEI
Ditopang Seluruh Sektor, IHSG Sesi I (23/7) Hijau Pekat!





