TCPI Resmi Diperkuat Mantan KSAL Era Jokowi dan Dirut BTN 2021-2023
:
0
Armada tug and barge PT Transcoal Pacific Tbk (TCPI)
EmitenNews.com - PT Transcoal Pacific Tbk (TCPI) memperkuat jajaran Dewan Komisaris dengan mengangkat dua figur berpengalaman dari sektor pertahanan dan keuangan. Perseroan menunjuk mantan Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Ade Supandi sebagai Komisaris Utama merangkap Komisaris Independen serta mantan Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN) Haru Koesmahargyo sebagai Komisaris Independen.
Keputusan tersebut disahkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) TCPI yang digelar pada Jumat, 11 September 2026.
Direktur TCPI, Anton Ramada Saragih dalam keterbukaan informasi, Senin (14/9/2026), menjelaskan, RUPSLB menyetujui perubahan susunan Dewan Komisaris Perseroan. Dengan keputusan tersebut, Ade Supandi dan Haru Koesmahargyo resmi bergabung dalam jajaran komisaris TCPI.
Susunan Dewan Komisaris TCPI selanjutnya terdiri atas Ade Supandi sebagai Komisaris Utama merangkap Komisaris Independen, Haru Koesmahargyo sebagai Komisaris Independen, serta Aditya Paruliangui dan Budiman Kostaman sebagai Komisaris. Masa jabatan berlaku hingga penutupan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Perseroan yang diselenggarakan pada 2028.
“Perseroan meyakini bahwa kegiatan operasional, hukum, kondisi keuangan, dan kelangsungan usaha akan terus berkembang secara positif ke depannya,” ujar Anton dalam keterbukaan informasi, Senin (14/9/2026).
Ade Supandi merupakan Laksamana TNI (Purn.) yang lahir di Bandung pada 26 Mei 1960. Jabatan terakhirnya di militer adalah Kepala Staf Angkatan Laut ke-25 pada 2014–2018, pada periode pertama pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Sebelum menjadi KSAL, Ade pernah menjabat Kepala Staf Umum TNI pada 2014, Asisten KSAL bidang Perencanaan dan Anggaran pada 2012–2014, Panglima Komando Armada RI Kawasan Timur pada 2011–2012, serta Gubernur Akademi Angkatan Laut Surabaya pada 2010–2011.
Sementara itu, Haru Koesmahargyo memiliki pengalaman panjang di sektor perbankan dan jasa keuangan. Lahir di Jakarta pada 16 April 1966, Haru merupakan lulusan Universitas Brawijaya dan meraih gelar magister investment banking dari Goizueta Business School, Emory University, Atlanta, Amerika Serikat.
Haru sebelumnya menjabat Wakil Direktur Utama Indonesia Financial Group (IFG) pada 2023–2026. Sebelumnya, ia merupakan Direktur Utama Bank Tabungan Negara pada 2021–2023.
Haru juga memiliki pengalaman panjang di PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI), tempat ia berkarier sejak 1990 hingga 2021 dengan jabatan terakhir sebagai Direktur Keuangan pada 2015–2021. Pada 2014–2015, ia juga tercatat pernah menjabat Komisaris Utama Bank of Tokyo Mitsubishi UFJ dan BRI Finance.
Related News
Bangun Museum Majapahit Rp145M, PTPP Ikut Lestarikan Warisan Budaya
Terus Kurangi Porsi, Sang Dirut Kini Hanya Kuasai 14,29% Saham PPRI
Ambil Alih 3 Entitas, Maybank (BNII) jadi Grup Keuangan Terintegrasi
Presdir Terjaring OTT KPK, Saham Summarecon Agung (SMRA) Tertekan
Bayar Utang, Putra Dato Tahir Jual 523 Juta Saham Bank Mayapada (MAYA)
Kolaborasi Chandra Asri-BMRI, Hadirkan Solusi Keuangan Terintegrasi





