EmitenNews.com - IHSG diperkirakan uji support 6.615 pada perdagangan hari ini, Kamis (12/1).
Pelebaran negative slope pada Stochastic RSI dan MACD mengindikasikan bahwa tekanan jual pada perdagangan hari ini masih cukup besar.
Untuk perdagangan hari ini analis Phintraco Sekuritas, Valdy Kurniawan menyarankan pelaku pasar untuk memperhatikan saham-saham dengan potensi penguatan, diantaranya ASSA, CPIN, TPIA, UNTR dan CARE.
"Perhatikan peluang buy on support pada JSMR, AKRA dan BSDE," katanya.
Valdy memperkirakan aksi jual selektif pada sejumlah saham yang menguat signifikan selama pandemi Covid-19 (2020-2021) kembali membayangi IHSG Kamis ini. Hal ini dipicu kenaikan Indonesia 10-year Bond Yield seiring kenaikan harian kasus baru Covid-19 di Indonesia dan akselerasi pengetatan kebijakan moneter the Fed di 2022.
Sejalan dengan hal tersebut nilai tukar rupiah berfluktuasi di rentang Rp14,265-Rp14,390 per USD di awal tahun 2022.
"Pelaku pasar mengharapkan kondisi surplus Neraca Perdagangan Indonesia (NPI) di bulan Desember 2021 (17/1) untuk meredam fluktuasi nilai tukar rupiah," kata Valdy.(fj)
Related News

OP Pangan Murah Salurkan 2.853 Ton Komoditas Selama Ramadan

Maanfaatkan Pasar Mamin, ITPC Meksiko Fasilitasi Business Matching

Malaysia Cabut Bea Masuk Anti Dumping Serat Selulosa Asal Indonesia

PLN Pertahankan Status Siaga Kelistrikan Hingga 11 April

Kemenperin Rilis Peta Jalan Hilirisasi untuk Pacu Swasembada Aspal

Investasi Tembus Rp206 Triliun, Industri Agro Serap 9,3 Juta Naker