EmitenNews.com—Bursa Efek Indonesia (BEI) melayangkan surat peringatan tertulis 1 kepada PT Profesional Telekomunikasi Indonesia (Protelindo), anak usaha PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR).
Mengutip pengumuman regulator bursa, Selasa (3/1/2023) bahwa sanksi tertulis itu dipicu batas waktu penyampaian laporan mengenai kesiapan dana untuk pelunasan Obligasi Berkelanjutan II Protelindo tahap II Tahun 2021 Seri A.
“Batas waktu penyampaian laporan mengenai kesiapan dana untuk Pelunasan Efek adalah paling lambat 15 (lima belas) Hari Bursa sebelum Efek dimaksud jatuh tempo,” sebut kutipan peringatan BEI.
Sebelumnya, Protelindo mengumumkan telah menyiapkan dana untuk membayar kewajibannya senilai Rp1,02 triliun pada tanggal 26 Desember 2022.
Dalam peringatan tertulis itu, BEI juga menegur PT Permodalan Nasional Madani (PNM) karena telah terlambat menyampaikan kesiapan dana pelunasan Obligasi Berkelanjutan III PMN tahap II Tahun 2019 Seri A.
Related News
OJK Bekukan Izin Underwriter UOB Kay Hian (AI) Imbas Kasus IPO REAL
BEI Usulkan Aturan Free Float 15–25 Persen untuk Calon Emiten IPO
BEI Buka Wacana, Emiten Bisa Ganti Kode Ticker Layaknya Plat Nomor?
Moody’s Labeli Negatif Outlook RI, OJK Siap Dorong Perbaikan Kebijakan
Pertukaran Rupiah - Won Ditingkatkan Hingga Rp115 Triliun
Implementasi QRIS Di Korea Ditargetkan April 2026





