Tender Offer KRYA Dipatok Rp104 per Saham
:
0
Gedung perseroan KRYA dan Produk merek EGCO besutan Green City SG Pte. Ltd. FOTO - KRYA.
EmitenNews.com - Emiten energi baru terbarukan (EBT), PT Bangun Karya Perkasa Jaya Tbk. (KRYA) resmi memasuki babak baru setelah Green City SG Pte. Ltd ditetapkan sebagai pengendali baru.
Perusahaan yang berbasis di Singapura itu bersama PT Green Power Group Tbk. (LABA) dan Yang Jie membeli sekitar 1.031.645.000 saham KRYA, setara 62% dari modal disetor perseroan, melalui transaksi akuisisi yang telah diselesaikan dengan para pemegang saham sebelumnya.
Green City SG Pte. Ltd kemudian diwajibkan melakukan Penawaran Tender Wajib kepada pemegang saham KRYA lainnya. Harga tender ditetapkan sebesar Rp104 per saham, dengan masa penawaran berlangsung sejak 18 November hingga 19 Desember 2025.
Dalam keterangan tertulis Direktur KRYA, Brigitta Notoatmodjo pada Selasa (18/11) membeberkan bahwa Green City SG Pte. Ltd. dijelaskan sebagai perusahaan yang berdiri pada 20 Agustus 2018 dan bergerak pada sektor perdagangan besar sepeda motor dan skuter serta aktivitas perusahaan induk.
Setelah transaksi akuisisi, total kepemilikan langsung maupun tidak langsung pengendali baru mencapai 682.207.800 saham.
Pengambilalihan ini diklaim sebagai bagian dari strategi bisnis guna percepatan penetrasi teknologi baterai litium dan perluasan ekosistem kendaraan listrik (EV) di Indonesia.
Pengendali Baru menargetkan KRYA menjadi entitas inti dalam rantai pasok energi hijau dan mobilitas berkelanjutan.
Direktur KRYA, Briggitta Notoatmodjo, menjelaskan bahwa proses pengambilalihan berlangsung sesuai ketentuan pasar modal.
“Pengendali Baru berencana untuk menjadi pemain kunci dalam sektor transportasi dan penyimpanan energi yang berkelanjutan, di mana mereka memiliki visi dalam pengembangan dan penerapan teknologi baterai litium,” ujarnya dalam keterangan resmi.
Briggitta menambahkan bahwa KRYA melihat peluang signifikan pada ekosistem kendaraan listrik yang terus berkembang di Indonesia.
Related News
Trisula (TRIS) Cetak Kinerja Apik di Q3 2026, Siapkan Buyback Rp10M
MARK Tebar Dividen Interim Kedua Rp20 per Saham, Yield 2 Persen
ASSA Tebar Dividen Interim Rp20/Saham Setara Rp73,82M, Cek Jadwalnya!
Turnaround! WMPP Cetak Laba di Kuartal III-26, Penjualan Melonjak 40%
PKPK Gelar Stock Split 1:10 & Akuisisi Tahap Akhir DPAL Rp722,2 Miliar
TMPO Cetak 2x ARA Usai ARB 4 Hari Beruntun, Timothy Ronald Serok 1,26%





