Terjebak Koreksi, IHSG Susuri Level 7.391
:
0
Suasana main Hall Bursa Efek Indonesia. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 1,76 persen menjadi 7.710. Transaksi perdagangan disertai dengan kemunculan volume pembelian. Meski menguat, indeks belum steril dari jebakan koreksi, dan kembali untuk melemah.
Oleh sebab itu, sepanjang perdagangan hari ini, Jumat, 6 Maret 2026, indeks akan menyusuri area support 7.311-7.391, dan posisi resistance 7.934-8.154. Menilik data itu, MNC Sekuritas menyarankan para pelaku pasar untuk mengoleksi sejumlah andalan bberikut.
Yaitu, Archi Indonesia (ARCI) speculative buy Rp1.750-1.785 per helai dengan target Rp1.935-2.160 per saham, dan stop loss Rp1.725. Chandradaya (CDIA) buy on weakness Rp725-865 per helai dengan proyeksi Rp975-1.245 per lembar, dan stop loss Rp690.
Vale Indonesia (INCO) speculative buy Rp6.075-6.325 per saham dengan proyeksi Rp6.500-7.000 per lembar, dan stop loss Rp5.950. Pam Mineral (NICL) buy on weakness Rp995-1.035 per lembar dengan target Rp1.110-1.205 per eksemplar. (*)
Related News
Dua Srikandi BTN Sabet Penghargaan Leading Women Awards 2026
Lanjut Menguat, Laju IHSG Rabu (6/5) Konsisten di Atas Level 7.000
Mirae: Pasar Masih Ragu-Ragu, Stabilitas Rupiah Jadi Kunci
Topang Ekosistem Syariah, Aset Bank BSN Tembus Rp73 Triliun
Investasi Lebih Mudah dengan Reksa Dana LINE Bank
IHSG Siang (6/5) Menguat ke 7.102, Tiga Saham Ini Naik Paling Tinggi





