EmitenNews.com - Adi Sarana Armada (ASSA) tahun lalu meraup laba bersih Rp103,02 miliar. Merosot 27 persen dari edisi sama 2021 sejumlah Rp142,62 miliar. Laba per saham dasar ikut menukik menjadi Rp28,89 per unit dari periode sama tahun sebelumnya Rp41,21. 


Pendapatan Rp5,87 triliun, naik tipis 15 persen dari edisi sama 2021 sebesar Rp5,08 triliun. Beban pokok bengkak 18 persen menjadi Rp4,78 triliun dari episode sama 2021 senilai Rp4,03 triliun. Laba kotor Rp1,08 triliun, naik tipis 2 persen dari akhir 2021 sejumlah Rp1,05 triliun. 


Beban penjualan Rp36 miliar bengkak dari Rp27 miliar. Beban umum dan administrasi Rp812 miliar, bengkak dari Rp587 miliar. Pendapatan operasi lainnya Rp36 miliar naik dari Rp22 miliar. Rugi pelepasan aset tetap Rp1,76 miliar turun dari Rp2,06 miliar. Laba selisih kurs bersih Rp388 juta turun dari Rp1,19 miliar. 


Laba operasi Rp267,78 miliar, anjlok dari posisi sama 2021 sejumlah Rp466,22 miliar. Laba sebelum beban pajak Rp7,21 miliar, nyungsep parah dari akhir 2021 sebesar Rp223,12 miliar. Laba Tahun Berjalan Rp3,70 miliar, anjlok 97 persen dari edisi sama 2021 sebesar Rp159,58 miliar. 


Total ekuitas Rp2,47 triliun, naik dari episode akhir 2021 sebesar Rp1,76 triliun. Total liabilitas Rp4,79 triliun, menanjak dari posisi akhir 2021 sebesar Rp4,26 triliun. Jumlah aset Rp7,26 triliun, menanjak 20 persen dari posisi akhir 2021 sebesar Rp6,03 triliun. (*)