EmitenNews.com - Sentul City (BKSL) per 31 Maret 2023 rugi Rp2,36 miliar. Terpangkas 88 persen dari edisi sama tahun sebelumnya dengan tabulasi rugi Rp21,06 miliar. Rugi per saham dasar turun ke posisi Rp0,02 dari periode sama tahun sebelumnya senilai Rp0,31 per lembar. 


Pendapatan bersih Rp140,14 miliar, melejit 42 persen dari periode sama tahun sebelumnya Rp98,11 miliar. Beban pokok pendapatan Rp40,51 miliar, susut dari posisi sama tahun lalu Rp46,08 miliar. Laba kotor Rp99,63 miliar, menanjak 91 persen dari posisi sama tahun sebelumnya sejumlah Rp52,02 miliar. Beban penjualan Rp10,19 miliar, bengkak dari Rp5,58 miliar. 


Beban umum dan administrasi Rp44,94 miliar, bengkak dari Rp34,70 miliar. Beban pajak final Rp2,40 miliar, naik dari Rp1,40 miliar. Pendapatan operasi lainnya Rp23,33 miliar, naik 78 persen dari periode sama tahun lalu Rp13,09 miliar. Beban operasi lainnya Rp9,54 miliar naik tipis dari Rp8,72 miliar. Laba usaha Rp55,88 miliar, melesat 280 persen dari Rp14,70 miliar. 


Bagian atas rugi bersih entitas asosiasi Rp4,21 miliar bengkak dari Rp1,28 miliar. Pendapatan keuangan Rp1 miliar, naik dari Rp932,46 juta. Beban keuangan Rp59,09 miliar, menanjak dari Rp49,40 miliar. Rugi sebelum pajak penghasilan Rp6,41 miliar, turun dari tekor Rp35,05 miliar. Beban pajak penghasilan bersih Rp222,78 juta, naik dari Rp146,10 juta. 


Rugi bersih periode berjalan Rp6,63 miliar, terpotong dari edisi sama tahun lalu boncos Rp35,20 miliar. Total ekuitas Rp15,34 triliun, naik dari akhir tahun lalu Rp10,32 triliun. Jumlah liabilitas Rp5,53 triliun, susut dari akhir 2022 senilai Rp6,39 triliun. Total aset Rp20,88 triliun, melejit dari episode akhir tahun lalu Rp16,72 triliun. (*)