Terseret 9 Sektor, IHSG Anjlok 0,82 Persen di Sesi I
:
0
Gambar gedung Bursa Efek Indonesia (BEI)
EmitenNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan sesi pertama pada Kamis (12/12) di zona merah. IHSG terkoreksi sebesar 0,82% atau turun 61,19 poin ke level 7.403,56 di Bursa Efek Indonesia (BEI).
Aktivitas perdagangan mencatat total volume transaksi sebanyak 13,71 miliar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp6,72 triliun.
Dari keseluruhan saham yang diperdagangkan, 339 saham melemah, 201 saham menguat, dan 242 saham stagnan.
Penurunan IHSG dipengaruhi oleh melemahnya sembilan dari sebelas indeks sektoral. Sektor teknologi mencatat pelemahan terbesar dengan penurunan 1,04%, diikuti sektor keuangan yang merosot 0,97%, sektor infrastruktur turun 0,76%, dan sektor perindustrian yang tergerus 0,69%.
Sektor properti dan real estat, kesehatan, barang konsumsi primer, transportasi dan logistik, serta barang baku masing-masing mencatatkan penurunan antara 0,25%-0,64%.
Sementara itu, dua sektor berhasil mencatatkan penguatan. Sektor energi naik 0,46%, diikuti sektor barang konsumsi nonprimer yang meningkat 0,23%.
Saham-saham yang yang mengalami kenaikan harga diantaranya DSSA sebesar Rp1.125 menjadi Rp40.900 per lembar dan PTRO sebesar Rp550 menjadi Rp26.950 per lembar serta SMMA sebesar Rp325 menjadi Rp14.550 per lembar.
Saham-saham yang mengalami penurunan harga diantaranya MLPT sebesar Rp575 menjadi Rp19.975 per lembar dan KARW sebesar Rp550 menjadi Rp5.150 per lembar serta AADI sebesar Rp400 menjadi Rp9.200 per lembar.
Saham-saham yang teraktif diperdagangkan diantaranya AWAN sebanyak 82.203 kali senilai Rp5,36 miliar kemudian AADI sebanyak 35.972 kali senilai Rp510,7 miliar dan NEST sebanyak 26.331 kali senilai Rp17,8 miliar.
Pada indeks LQ45, saham yang memimpin kenaikan hingga sesi siang meliputi:
Related News
JTPE Bidik Pendapatan 2026 Rp3 Triliun, Laba Dipatok Tumbuh Dua Digit
Siarkan Piala Dunia 2026, IRSX Gandeng Huawei Cloud Untuk FolaPlay
Emiten Sawit (PSGO) Umumkan Bagi Dividen Rp113M, Setara Rp6 per Saham
Aksi Borong Saham Sendiri Komisaris ULTJ, 3 Juta Saham Dikarungkan!
Ecocare (HYGN) Sebar Dividen Rp7,5 Miliar Setara Rp3 per Lembar
PTPS Tebar Dividen Final Rp9,75 Miliar, Sekitar Rp11 per Saham





