EmitenNews.com -  PT Pelayaran Jaya Hidup Baru Tbk (PJHB) baru merealisasikan penggunaan dana hasil penawaran umum perdana saham (IPO) sebesar Rp25,8 miliar hingga 31 Desember 2025, atau sekitar 20 persen dari total dana IPO senilai Rp154,5 miliar.

Berdasarkan keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (14/1), sisa dana IPO sebesar Rp128,73 miliar masih ditempatkan seluruhnya di PT Bank Capital Indonesia Tbk (BACA) dengan tingkat bunga 7 persen per tahun.

Prospektus IPO PJHB menyebut dana IPO tersebut dialokasikan untuk pembangunan tiga unit kapal Landing Craft Tank (LCT) berkapasitas masing-masing 2.500 DWT, guna menopang ekspansi bisnis perseroan.

“Pembangunan tiga unit kapal LCT baru ditujukan untuk memenuhi peningkatan permintaan pengangkutan alat berat hingga kontainer dari klien,” tulis manajemen dalam prospektus IPO.

Dalam proyek ini, PJHB menggandeng PT Untung Brawijaya Sejahtera dan PT Adiluhung Saranasegara Indonesia sebagai mitra pembangunan kapal. Saat ini, PJHB telah mengoperasikan lima kapal LCT dengan tingkat utilisasi penuh.

Total kebutuhan dana pembangunan tiga kapal tersebut mencapai Rp163 miliar, dengan selisih pendanaan akan dipenuhi dari kas internal perseroan. (*)