Tiga Saham Ini Top Gainers LQ45, Dorong IHSG Naik 0,75 Persen di Sesi I
EmitenNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), hingga penutupan perdagangan sesi I hari ini Selasa (19/7) naik 0,75% atau 49,804 poin ke level 6.709,057.
Kenaikan IHSG didorong Seluruh indeks sektoral, namun sektor IDX-Energy paling tertinggi keaikannya yakni 3,28% diikuti IDX-Basic 1,41% dan IDX-Industry 0,90%.
Total volume transaksi perdagangan mencapai 11,4 miliar saham dengan nilai Rp 5,9 triliun. Sebanayk 299 saham naik, 184 saham turun dan 179 saham stagnan.
Saham-saham top gainers LQ45 hingga sesi I adalah, Harum Energy Tbk (HRUM) naik 9,19% ke Rp 1.485, Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO) naik 5,38% ke Rp 2.940 dan XL Axiata Tbk (EXCL) naik 5,13% ke Rp 2.460
Sedangkan Saham-saham top losers LQ45 adalah, BFI Finance Indonesia Tbk (BFIN) turun 2,18% ke Rp 1.120, Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) turun 1,34% ke Rp 2.940 dan Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) turun 1,05% ke Rp 9.400.
Saham-saham yang yang mengalami kenaikan harga diantaranya BYAN sebesar Rp1.675 menjadi Rp67.825 per lembar dan PANI sebesar Rp1.025 menjadi Rp10.825 per lembar serta ITMG sebesar Rp800 menjadi Rp33.825 per lembar.
Saham-saham yang mengalami penurunan harga diantaranya UNIC sebesar Rp500 menjadi Rp11.450 per lembar dan PRDA sebesar Rp200 menjadi Rp6.200 per lembar serta GGRM sebesar Rp175 menjadi Rp29.325 per lembar.
Saham-saham yang teraktif diperdagangkan diantaranya OPMS kali sebanyak 44.255 kali senilai Rp14,4 miliar kemudian SWID sebanyak 24.359 senilai Rp33,5 miliar dan GOTO sebanyak 23.052 kali senilai Rp284,6 miliar.
Related News
IHSG Naik Tipis 0,01 Persen, Bertahan Dekat Rekor Tertinggi
Genjot Literasi Asuransi, Generali Indonesia Sukses Geber Program Ini
Menkeu Dukung Tukar Posisi: Thomas ke BI, Juda ke Kemenkeu
Sebelas Sektor Menghijau, IHSG Lanjut ke 9.155 di Sesi I (20/1)
Realisasi Investasi Di Batam Sepanjang 2025 Capai Rp69,30 Triliun
Sebelumnya Cuma 39, Injourney Tahun ini Akan Kelola 106 Hotel





