Tingkatkan Penjualan Batubara, Sumber Global Energy (SGER) Incar Pendapatan 2022 Rp5 T
EmitenNews.com - PT Sumber Global Energy Tbk (SGER) menargetkan dapat meraih pendapatan senilai Rp 5 triliun di sepanjang 2022. Target yang dibidik ini tumbuh jika dibandingkan dengan realisasi pendapatan SGER di 2021 yang senilai Rp 3,92 triliun.
Direktur Utama Sumber Global Energy, Welly Thomas mengungkapkan pihaknya menargetkan pendapatan 2022 sebesar Rp 5 triliun, dengan kapasitas batubara sebanyak 4,5 juta metrik ton.
“Target ini akan didorong dengan sejumlah faktor pendorong. Pertama, SGER akan meningkatkan volume penjualan batubara lokal melalui anak perusahaannya PT Sumber Mineral Global Abadi,” jelasnya dalam paparan publik secara virtual, Selasa (21/6).
Kemudian, Sumber Global Energy juga akan lebih agresif untuk meningkatkan penjualan di kawasan Asia melalui anak perusahaannya Hineni Resources Pte Ltd yang berkedudukan di Singapura.
“Saat ini SGER tengah bernegosiasi dengan negara Malaysia,” ujarnya.
Adapun saat ini SGER juga telah melakukan pengiriman batubara ke Rotterdam Belanda dan saat ini dalam proses pengiriman ke Polandia dan tengah bernegosiasi dengan negara Eropa lainnya.
Welly menerangkan, di sepanjang kuartal I 2022 Sumber Global Energy merealisasikan volume shipment batubara pada sebesar 870.470,36 MT di tengah adanya pelarangan ekspor batubara oleh Pemerintah. Adapun realisasi produksi di tiga bulan pertama tahun ini tumbuh sebesar 128,17% dibandingkan dengan kuartal I 2021 sebesar 379.806,59 MT.
Welly memaparkan, strategi penjualan perusahaan untuk pasar lokal telah memberikan dampak yang positif pada pendapatan perusahaan. Hal tersebut terlihat pada volume penjualan lokal pada kuartal I 2022 dan kuartal 2021 adalah sebesar 153.744,27 MT dan 53.801,59 MT.
Penjualan lokal dilakukan melalui anak perusahaan Perseroan yaitu PT Sumber Mineral Global Abadi yang telah memasok batubara ke sektor refinery dan industri semen. Di samping itu SGER telah menambah offtake atau kerja sama dengan beberapa tambang baru guna memperkuat supply batubara perseroan.
Related News
Drop 53 Persen, Prajogo Buang Saham CUAN Rp850 Miliar
MEGA Tabur Dividen dan Saham Bonus Jumbo, Telisik Jadwalnya
Buyback, ADRO Alokasikan Belanja Rp5 Triliun
Periksa, Jadwal Dividen BDMN Rp142,91 per Lembar
Mitra Tirta Buwana (SOUL) Optimistis Bidik Pertumbuhan Agresif di 2026
PYFA Caatat Penjualan 2025 Senilai Rp2,76 Triliun





