Toyota Incar Pasar Meksiko, Indonesia Tetap Jadi Supply Hub
:
0
Menteri Perdagangan, Budi Santoso, saat mengadakanpertemuan antara pimpinan TMMIN dan Kementerian Perdagangan di Jakarta pada Selasa (11/8/2026). (Foto: Kemendag)
EmitenNews.com - PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) menegaskan komitmennya untuk mempertahankan Indonesia sebagai pusat pasokan (supply hub) otomotif global, sekaligus menjajaki peluang ekspansi ke pasar baru seperti Meksiko. Hal tersebut terungkap dalam pertemuan antara pimpinan TMMIN dan Kementerian Perdagangan di Jakarta pada Selasa (11/8/2026).
Presiden Direktur PT TMMIN Nandi Julyanto menyampaikan bahwa kawasan Amerika Latin memiliki potensi besar bagi ekspor otomotif nasional. Namun, penetrasi ke pasar Meksiko masih menghadapi tantangan tarif lantaran Indonesia belum memiliki perjanjian perdagangan bilateral dengan negara tersebut.
Dalam siaran pers Kementerian Perdagangan, Menteri Perdagangan Budi Santoso menyambut baik komitmen industri dan mendorong pelaku usaha untuk mengoptimalkan perjanjian perdagangan yang sudah berlaku.
"Kami terus mendorong produk Indonesia untuk hadir di pasar global melalui berbagai kerja sama perdagangan yang telah dijalin dengan negara mitra. Perluasan akses pasar ini diharapkan dapat membuka peluang lebih besar untuk meningkatkan ekspor dan memperkuat daya saing produk Indonesia di pasar global," ujar Mendag Budi Santoso.
Sebagai solusi jangka pendek untuk kawasan Amerika Latin, pemerintah mendorong TMMIN memanfaatkan skema Indonesia-Peru Comprehensive Economic Partnership Agreement (IP-CEPA) yang telah diimplementasikan. Di sisi lain, pemerintah juga memfinalisasi kerja sama perdagangan dengan kawasan Teluk (GCC) yang ditargetkan rampung paling lambat November 2026.
Untuk mendukung kelancaran rantai pasok ekspor, Kementerian Perdagangan terus mempermudah prosedur riset dan fasilitas tarif melalui otomatisasi sistem elektronik Surat Keterangan Asal (e-SKA). Fitur otomatisasi ini telah berlaku untuk pengiriman ke sejumlah negara mitra utama seperti Uni Emirat Arab, Jepang, Tiongkok, Korea Selatan, Australia, Hong Kong, dan Pakistan.
Pemerintah menegaskan sikap terbuka terhadap aspirasi dunia usaha dan siap mengoordinasikan kendala akses pasar internasional bersama kementerian terkait guna memperkuat posisi Indonesia sebagai pemain utama ekspor otomotif.(*)
Related News
IHSG Hari Ini (12/8), Simak Analisis Saham-Saham Berikut!
Proyeksi IHSG Jelang Pengumuman MSCI
IHSG Anjlok 1,53 Persen, Transaksi GIAA Ramai, Harganya Terbang
Waspadai Sentimen MSCI & Geopolitik, IHSG Sempat Turun 1,46% ke 6.272
Jelang Review MSCI, Sinyal Normalisasi Pasar RI Jadi Sorotan Investor
IHSG Melorot ke Dasar 6.300 di Sesi Siang, GMFI, IKBI, BAIK Kompak ARB





