EmitenNews.com - PT Tri Banyan Tirta Tbk (ALTO) menyampaikan berencana melepas salah satu asetnya berupa pabrik. Penjualan pabrik milik perseroan ini dikarenakan kebutuhan dana atau lantaran kondisi cashflow perseroan yang belum memungkinkan.

Corporate Secretary ALTO, Huda Nardono menuturkan bahwa rencana pelepasan pabrik merupakan langkah kami dalam mendapatkan cashflow. Saat ini, perusahaan membuka kepada umum dan beberapa calon pembeli untuk asset - asset Perseroan.

"Saat ini kami sedang mencari investor baru, dimana fungsinya untuk membantu kegiatan operasional Perseroan tetap berjalan," katanya dalam menjawab surat yang dilayangkan BEI terkait tidak berproduksinya AMDK merek  ALTO, TOTAL dan TOTAL 8+ pada Senin (9/12).

Penghentian memproduksi merek sendiri ini dilatar belakangi karena Perseroan harus memaintain biaya distribusi dan biaya marketing yang tergolong sangat tinggi. Sementara pada saat pandemic covid 19, Perseroan berusaha untuk menjaga cashflow dengan mengurangi biaya - biaya agar operasional Perseroan bisa tetap berjalan.

" Hal tersebut Perseroan memberikan kapasitas produksi yang dimiliki kepada konsumen makloon, baik yang AMDK maupun yang PH8+. Jadi, kami menghentikan sementara untuk memproduksi merek sendiri dikarenakan kondisi cashflow kami yang belum memungkinkan," katanya.