Trump Yakin Sepakat dengan Iran, Harga Minyak Jauhi $100 per Barel
:
0
Presiden AS Donald Trump. Foto: White House
EmitenNews.com - Presiden AS Donald Trump, Senin (27/7/2026) waktu setempat menyampaikan optimisme atas prospek kesepakatan perdamaian yang dinegosiasikan dengan Iran, karena kedua pihak menghentikan tembakan untuk hari ketiga berturut-turut.
Konflik sedikit mereda sejak awal 25 Juli setelah 13 malam serangan AS yang diperbarui terhadap republik Islam tersebut yang dipicu oleh kegagalan diplomasi atas blokade Iran terhadap Selat Hormuz.
Namun, pemimpin AS itu menyatakan harapan bahwa diplomasi yang diperbarui dapat mengakhiri perang yang dimulai pada akhir Februari dengan gelombang serangan AS-Israel, yang mengguncang kawasan dan ekonomi global.
“Saya memiliki banyak kesabaran... Kita lihat saja apa yang terjadi,” katanya di atas pesawat Air Force One sebagaimana dikutip The Straits Times, Selasa (28/7/2026)
“Saya pikir ada peluang bagus bahwa sesuatu bisa terjadi.”
Teheran sebelumnya membantah bahwa ada pembicaraan langsung dengan AS untuk mengakhiri konflik tersebut.
“Para mediator mungkin menyampaikan pesan dari pihak Amerika kepada kami mengenai perkembangan terkini di kawasan tersebut. Tetapi saat ini, kami tidak terlibat dalam negosiasi apa pun dengan Amerika Serikat,” kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran.
Namun Trump bersikeras selama pidatonya di Michigan bahwa “saat ini, mereka sedang berbicara kepada kita tentang membuat kesepakatan.”
Di atas Air Force One, ia mengatakan bahwa jika upaya baru tersebut gagal, “kita akan kembali melakukan apa yang kita lakukan” sebelum jeda pertempuran.
Mengenai hal itu, ia menepis kekhawatiran bahwa persediaan amunisi AS menipis hampir lima bulan setelah perang pecah.
“Kita punya banyak amunisi. Kita juga punya banyak amunisi kelas menengah, lebih dari yang bisa kita gunakan apa pun yang terjadi,” katanya.
Related News
Bursa AS dan Eropa Ditutup Naik Efek Harga Minyak
Nasib Emiten BUMN di LQ45, SMGR Harus Out, di IDX30 PTBA Terlempar
Tebak Gubernur BI, Nama Ponakan Prabowo di Antara Destry dan Purbaya
Mundurnya Perry & Ujian Independensi BI, Analis Ingatkan Risiko Ini
Soroti Rupiah, Ekonom Usul Gubernur BI ke Depan Pimpin Sektor Riil
Gubernur Mundur, BI Garansi Profesionalisme dan Sinergi





