Tumbuh Minimalis, Penjualan Campina (CAMP) 2023 Tembus Rp1,13 Triliun

MENGULAR - Pengunjung menyerbu both Campina Ice Cream untuk bisa mencicipi es krim butan perseroan. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Campina Ice Cream Industry (CAMP) sepanjang 2023 mencatat laba Rp127,42 miliar. Surplus 5,08 persen dari episode sama tahun sebelumnya senilai Rp121,25 miliar. Oleh sebab itu, laba per saham dasar menjadi Rp21,65 dari periode sebelumnya Rp20,60.
Penjualan bersih Rp1,13 triliun, tumbuh minimalis 0,89 persen dari posisi sama tahun sebelumnya Rp1,12 triliun. Beban pokok penjualan Rp466,02 miliar, berkurang dari sebelumnya Rp500,32 miliar. Laba kotor terakumulasi senilai Rp669,76 miliar, menanjak 6,35 persen dari fase sama tahun sebelumnya Rp500,32 miliar.
Beban penjualan Rp237,95 miliar, bengkak dari Rp206,92 miliar. Beban administrasi dan umum Rp289,65 miliar, bengkak dari Rp272,11 miliar. Pendapatan lain-lain Rp11,14 miliar, menanjak dari sebelumnya Rp4,06 miliar. Beban lain-lain Rp3,36 miliar, mengalami penyusutan dari sebelumnya Rp6,85 miliar.
Laba dari usaha Rp149,93 miliar, tumbuh tipis dari sebelumnya Rp147,20 miliar. Pendapatan keuangan Rp11,25 miliar, melejit 57 persen dari posisi sama tahun sebelumnya Rp7,13 miliar. Beban keuangan Rp504,45 juta, bengkak dari Rp428,46 juta. Laba sebelum pajak penghasilan Rp160,67 miliar, mendaki dari sebelumnya Rp153,91 miliar.
Beban pajak Rp33,25 miliar, bengkak tipis dari akhir tahun sebelumnya Rp32,65 miliar. Jumlah ekuitas Rp962,63 miliar, melesat dari akhir 2022 senilai Rp941,45 miliar. Total liabilitas Rp136,08 miliar, bengkak tipis dari sebelumnya Rp133,32 miliar. Jumlah aset Rp1,08 triliun, naik tipis dari Rp1,07 triliun. (*)
Related News

Pengendali IDPR Belum Berhenti Borong Saham, Ada Apa?

Emiten TP Rachmat (ASSA) Cetak Laba Melonjak di 2024

Nusa Raya Cipta (NRCA) Bukukan Pendapatan Rp3,3T Sepanjang 2024

Penjualan Oke, Laba ENAK 2024 Tergerus 16 Persen

Melejit 708 Persen, Pendapatan BEEF 2024 Sentuh Rp4,93 Triliun

Rugi Menipis, Emiten Sri Tahir (SRAJ) 2024 Defisit Rp542 Miliar