Tumbuh Solid, Pendapatan Personel Alih Daya (PADA) Rp1,4T di Q3-2026
:
0
Pekerja di PT Personel Alih Daya Tbk (PADA) sedang memberikan pelayanan menyambut tamu. Photo/PADA
EmitenNews.com -PT Personel Alih Daya Tbk (PADA) membukukan kinerja keuangan interim yang sangat kuat hingga periode 30 September 2026 (9M-2026). Di tengah dinamika industri jasa alih daya (outsourcing), Perseroan berhasil mencatatkan pendapatan usaha sebesar Rp1,4 triliun atau tumbuh signifikan sebesar 75,9% secara tahunan (year-on-year) dibandingkan Rp794,7 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Lonjakan pendapatan tersebut didorong oleh ekspansi skala aktivitas bisnis serta pertumbuhan pada berbagai lini utama, seperti layanan jasa kurir (Courier Services), jasa Fiber-to-the-Home (FTTH) & Project Management Office (PMO), serta Technical Services. Diversifikasi layanan melalui penyediaan tenaga sales, teknisi aktivasi dan instalasi, hingga pembangunan dan pemeliharaan jaringan terbukti memperkuat sumber pendapatan Perseroan.
Seiring dengan kenaikan pendapatan, laba bruto Perseroan turut meningkat 72,1% menjadi Rp50,0 miliar dari Rp29,0 miliar pada periode yang sama tahun lalu. Meskipun beban pokok pendapatan meningkat sejalan dengan volume layanan kepada mitra, Perseroan tetap mampu menghasilkan tambahan kontribusi laba bruto sebesar Rp20,9 miliar, mencerminkan efektivitas pengelolaan biaya untuk memperkuat profitabilitas masa depan.
Dari segi efisiensi operasional, PADA menunjukkan kedisiplinan biaya yang terjaga dengan baik. Beban usaha tercatat sebesar Rp28,8 miliar atau naik 49,8%, yang tumbuh lebih lambat dibandingkan laju pertumbuhan pendapatan. Secara proporsional, rasio beban usaha terhadap pendapatan mengalami perbaikan dari 2,4% menjadi 2,1%, menunjukkan peningkatan skala usaha yang diiringi efisiensi optimal.
Pertumbuhan skala bisnis ini turut mendongkrak laba usaha Perseroan hingga melesat 107,1% menjadi Rp17,6 miliar. Setelah memperhitungkan beban keuangan dan pajak penghasilan, PADA membukukan laba bersih periode berjalan sebesar Rp3,4 miliar, melonjak lebih dari 4 kali lipat (332,7%) dibanding Rp779,5 juta pada periode sembilan bulan pertama tahun 2025.
Dari sisi neraca keuangan, total aset PADA per 30 September 2026 meningkat 33,5% menjadi Rp355,0 miliar dari Rp265,9 miliar pada akhir Desember 2025. Konfirmasi penguatan posisi keuangan ini juga terlihat dari kenaikan total aset lancar sebesar 42,1% yang ditopang oleh pertumbuhan kas dan setara kas, serta peningkatan piutang usaha pihak ketiga seiring ekspansi segmen bisnis logistik dan serat optik.
Direktur Utama PT Personel Alih Daya Tbk, Cahyanul Uswah, mengungkapkan bahwa pencapaian positif ini merupakan hasil dari konsistensi penerapan strategi pertumbuhan melalui tiga pilar utama, yakni GET, GROWTH, dan RETAIN.
"Melalui strategi GET, Perseroan memperluas basis pelanggan baru yang bernilai tambah lewat GROWTH, PADA mendorong peningkatan volume layanan dari pelanggan eksisting serta melalui RETAIN, Perseroan berfokus menjaga loyalitas dan kualitas layanan berbasis evaluasi kepuasan pelanggan," ujar Cahyanul Uswah, dikutip Senin 2 November 2026.
Secara operasional, Perseroan terus memperkuat kapasitas Courier Services guna mengakomodasi volume distribusi yang tinggi dari mitra strategis, termasuk pelaku e-commerce terkemuka di Indonesia. Selain itu, kolaborasi dalam proyek infrastruktur digital seperti FTTH, Fixed Wireless Access (FWA), dan PMO terus diakselerasi untuk menangkap peluang jangka panjang di sektor telekomunikasi.
Ke depan, PADA berkomitmen untuk melanjutkan transformasi bisnis dari penyedia jasa alih daya konvensional menjadi penyedia solusi tenaga kerja dan managed services terintegrasi. Transformasi ini akan didukung oleh pemanfaatan teknologi informasi modern, termasuk kecerdasan buatan (Artificial Intelligence / AI), guna meningkatkan produktivitas dan kualitas layanan.
Related News
Pengendali TRIN Lepas 35,94 Juta Saham, Nilainya Rp8,62 Miliar
Defisit, Saham Anjlok, Emiten Martua Sitorus Rugi Makin Bengkak
Usai Dicaplok H Isam, ini Kinerja Emiten Dato Low per 30 September
Pendapatan Naik 67 Persen, Folago (IRSX) Raih Laba Q3-2026 Rp33,85M
Pendapatan dan Laba INET Kompak Melesat di Kuartal III 2026
Kinerja Operasional Membaik, Pendapatan dan Laba Repower Asia Naik





